BINUS Business School

Mahasiswi BINUS Business School Raih Juara di Thailand

BINUS Business School kembali mencetak prestasi internasional yang membanggakan. Kali ini, kemenangan tersebut datang dari Joseline Yap, salah satu anggota BBCG (BINUS Business Consulting Group). Ia sukses membawa pulang Juara 2 pada ajang Thailand Negotiation and Sales Competition 2025 di Rangsit University, Thailand.

Kisah perjalanannya menunjukkan ketangguhan mental ketika menghadapi persiapan yang serba terbatas. Bagaimanakah ia bisa meraih kemenangan tersebut? Simak ceritanya di sini!

Siapa Itu Joseline Yap?

Joseline Yap, yang akrab dipanggil Joscelyn dalam kesehariannya, adalah mahasiswi semester 5 di jurusan Global Business Marketing BINUS Business School. Meskipun masih cukup muda, ketertarikannya pada dunia sales dan kompetisi bisnis membuatnya berani menantang diri mengikuti ajang internasional.

Baginya, acara Thailand Negotiation and Sales Competition 2025 yang diadakan Rangsit University membantunya mengasah kemampuan membaca situasi, memahami kebutuhan buyer, dan logika bernegosiasi. Nilai-nilai inilah yang kemudian terus ia bawa saat mewakili BINUS Business School dan Indonesia.

Mengenal Thailand Negotiation and Sales Competition

Seperti apakah medan kompetisi yang harus dilalui Joseline? Thailand Negotiation and Sales Competition adalah ajang yang awalnya digagas oleh SEASAC (Southeast Asian Sales Competition). Setiap peserta harus menjalani skenario roleplay atau bermain peran dalam konteks penjualan B2B. Sehingga, mereka bisa menghadapi situasi nyata saat berkarier dengan lebih baik.

Kompetisi ini berlangsung dalam tiga tahap utama, yaitu preliminary round, semifinal, dan final. Pada babak penyisihan, partisipan akan mendapatkan sebuah case, lalu melakukan sesi one-on-one sales dengan buyer. Jika mereka berhasil close deal, mereka bisa maju ke semifinal.

Di tahap semifinal, formatnya masih sama, tapi skenario penjualannya lebih kompleks. Sehingga, kemampuan improvisasi peserta benar-benar diuji. Terakhir, di babak final, peserta memperoleh rincian harga dan skema produk yang harus dinegosiasikan. Di sinilah kemampuan persuasi, analisis, dan ketepatan strategi diuji secara total.

Persiapan yang Serba Terbatas dan Tetap Maksimal

Menariknya, Joseline menjadi satu-satunya peserta dari Indonesia, sementara empat finalis lain berasal dari Thailand. Ia maju sebagai wakil dari BINUS Business Consulting Group (BBCG) sekaligus membawa nama BINUS Business School di kancah internasional. Yang membuat perjalanan ini semakin menantang, undangan final di Thailand datang secara mendadak.

Obstacle pertama itu preparasinya kurang karena ketabrak UTS, jadi harus multitasking,” cerita Joseline. Untungnya, ia tetap mendapat dukungan penuh dari dosen pembimbingnya, Ina A. Murwani, serta pendamping dari jurusan,

Indry Aristianto Pradipta, selaku Deputy Head of Global Business Marketing. Kedua sosok ini membantu memastikan latihan tetap berjalan di sela waktu kosong.

Meski persiapan menjelang keberangkatan tidak ideal, Joseline punya bekal penting: pengalaman mengikuti Southeast Asian Sales Competition di Batam tahun sebelumnya dan keberhasilannya meraih Favorite Award.

“Persiapan pribadi sebenarnya tidak banyak, karena sebagian besar sudah aku pelajari saat lomba Southeast Asian tahun lalu. Tinggal recall saja, tapi harus menyesuaikan dengan perusahaan Thailand yang ada di case,” jelasnya.

Tantangan terbesar berikutnya adalah pemahaman terhadap perusahaan asal Thailand yang menjadi kasus kompetisi. Ia harus mempelajari industri, produk, serta konteks bisnis yang asing sebelumnya. Namun justru bagian inilah yang membuat proses belajar menjadi lebih menarik.

Setibanya di Thailand, waktu latihan offline pun tidak banyak karena jadwal yang padat. Akhirnya, Joseline pun mengandalkan latihan mandiri untuk mencoba menyesuaikan gaya komunikasi sekaligus mengasah taktik negosiasinya.

Kerja Keras Berbuah Kemenangan Manis

Joseline berhasil melewati semua tahap hingga puncaknya, dan pada hari yang sama setelah final, diumumkan bahwa ia meraih Juara 2. Baginya, ini adalah sebuah pencapaian yang membanggakan. Terutama, karena semua kompetitornya berasal dari Thailand dan mereka sudah terbiasa menjuarai kompetisi sales.

Pressure-nya lumayan banget karena harus berangkat ke Thailand, dan kalau preparasinya nggak cukup ya makin terasa tekanannya,” ungkap Joseline. Namun alih-alih tertekan, ia justru memanfaatkan rasa itu sebagai motivasi untuk tampil maksimal.

Di balik kemenangan ini, ada dukungan yang konsisten dari BBCG dan dosen pembimbingnya. Bagi Joseline, BBCG merupakan wadah yang ideal untuk mengembangkan kemampuan negosiasi, public speaking, serta pemahaman bisnis secara praktis.

Prestasi Joseline Yap menjadi bukti bahwa kesempatan selalu terbuka bagi mahasiswa yang berani mencoba. Dengan dukungan lingkungan belajar yang tepat seperti di BINUS Business School, mahasiswa bisa berkembang cepat dan percaya diri bersaing di kancah internasional.

Ingin mengembangkan kemampuan negosiasi, sales, dan bisnis internasional hingga meraih prestasi gemilang seperti Joseline? Saatnya memulai perjalananmu bersama BINUS Business School! Kunjungi halaman ini untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran di jurusan Global Business Marketing.

Whatsapp