Agus Mulyadi, Bukti Belajar Tak Kenal Batas
Bagi banyak pekerja profesional, waktu kerap menjadi batasan untuk melanjutkan pendidikan. Namun, bagi Agus Mulyadi, keterbatasan justru menjadi pemicu untuk terus bergerak maju. Di tengah kesibukannya sebagai Maintenance Superintendent di PT Kaltim Prima Coal, Agus memilih kuliah S2 di Program Blended Learning Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL.
Dari sinilah Agus belajar mengelola waktu dan tanggung jawab antara komitmen akademis serta tuntutan karier. Perjuangannya berbuah manis ketika ia berhasil menyelesaikan studi dan resmi lulus di Wisuda 73 BINUS University.
Keputusan Memilih BINUS University demi Masa Depan
Sebagai Maintenance Superintendent, Agus menempati posisi strategis di salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia. Ia memahami tuntutan kerjanya yang identik dengan tanggung jawab besar, tekanan operasional tinggi, hingga ketepatan pengambilan keputusan.
Di balik kesibukan tersebut, Agus tetap memiliki komitmen pribadi untuk terus tumbuh dan mengembangkan keterampilan diri. Komitmen inilah yang mendorongnya untuk melanjutkan studi di Program Blended Learning – Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL.
Keputusan tersebut semakin kuat setelah Agus mempelajari berbagai literasi. Berdasarkan hasil pengamatannya, BINUS University merupakan institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Agus menilai bahwa BINUS University mampu menyediakan ekosistem pembelajaran yang terus berinovasi, sehingga menjadikannya salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia saat ini.
Hal tersebut membuat Agus yakin bahwa pembelajaran di BINUS University akan semakin maju. Dengan sistem pembelajaran yang terstruktur, pendekatan relevan dengan dunia kerja, dan dukungan teknologi cangguh membuat BINUS University menjadi pilihan tepat bagi profesional seperti dirinya yang ingin kuliah pascasarjana tanpa harus meninggalkan karier.

Fleksibilitas Belajar ala Blended Learning di Program BBS-MM
Salah satu keunggulan utama yang dirasakan Agus selama menempuh studi di Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL adalah fleksibilitas tinggi. Hal ini tidak terlepas dari Program Blended Learning yang dipilih Agus. Program ini menggunakan Learning Management System (LMS), yang memungkinkan Agus untuk belajar materi kuliah dari mana saja dan kapan saja.
Berkat fleksibilitas tersebut, Agus jadi lebih leluasa menyesuaikan jadwal belajar dengan ritme kerja di industri pertambangan. Seluruh materi perkuliahan tersusun rapi di LMS, sehingga Agus bisa mengelolanya secara mandiri tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
Tantangan Disiplin dan Manajemen Waktu
Walaupun fleksibel, perjalanan studi Agus tetap tidak lepas dari tantangan. Ia mengaku sempat merasa kesulitan saat harus mengatur waktu antara tanggung jawab akademis dan pekerjaan profesional, apalagi keduanya sama-sama membutuhkan disiplin tinggi. Performa kerjanya harus tetap optimal tanpa mengabaikan komitmen untuk menyelesaikan studi.

“Tantangan terbesarnya adalah disiplin mengatur waktu, apalagi sebagai karyawan profesional. Harus bisa kasih yang terbaik ke perusahaan maupun kuliah,” cerita Agus.
Namun, bukan berarti Agus lantas menyerah. Tantangan tersebut justru mendorongnya untuk meningkatkan manajemen waktu serta konsistensi. Ia belajar memprioritaskan tugas-tugas penting, menjaga komitmen terhadap target akademis, dan memanfaatkan waktu luang secara efektif. Perjalanan studi di Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL pun turut membentuk ketangguhan mental Agus.
Dukungan Dosen dalam Perjalanan Akademik
Pengalaman studi Agus di BINUS University semakin bermakna berkat lingkungan akademis yang suportif. Para dosen di Program Blended Learning Magister Manajemen tidak hanya berasal dari background akademisi, tapi juga praktisi. Hal ini membuat materi pembelajaran jadi lebih relevan dan aplikatif untuk dunia kerja. Pendekatan inilah yang membantu Agus dalam menghubungkan teori dengan praktik di lapangan.
Salah satu momen paling berkesan bagi Agus adalah ketika proses pembuatan tesis. Ia merasakan dukungan luar biasa dari dosen pembimbing, Bapak Ahmad Syamil, yang memandunya secara akademis sekaligus memberinya motivasi layaknya orang tua sendiri. Agus bahkan mengaku bahwa dukungan tersebut benar-benar menguatkannya saat merasa khawatir dengan proses penyelesaian tesis.
Bercermin dari perjalanan Agus Mulyadi di Program Blended Learning – Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL, belajar adalah proses berkelanjutan yang tidak berhenti pada satu fase kehidupan. Di tengah tuntutan kerja profesional, Agus berhasil lulus di Wisuda 73 BINUS University berkat komitmennya untuk terus belajar dan tumbuh. Ditambah dukungan dari lingkungan akademis yang tepat, ia jadi memiliki kesempatan untuk berkembang dan melangkah lebih jauh.