Perjalanan Nursalam, HR Manager Lulus Summa Cumlaude BINUS
Tidak semua orang berani mengambil tantangan baru saat karier sedang berjalan stabil. Namun, keputusan berbeda justru diambil oleh Nursalam, seorang HR Manager di salah satu perusahaan di Yogyakarta. Di tengah padatnya aktivitas profesional, ia memilih keluar dari zona nyaman untuk mengembangkan kompetensi diri.
Pilihannya jatuh kepada Program People & Leadership di Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL. Pengalaman akademis ini memberi Nursalam makna baru tentang disiplin dan manajemen waktu. Kerja kerasnya terbayar saat ia menjadi salah satu lulusan Summa Cumlaude di Wisuda 73 BINUS.
Dari Dunia Kerja ke Bangku Pascasarjana
Sebagai seorang HR Manager, Nursalam telah terbiasa dengan tekanan pekerjaan, tanggung jawab, dan target yang tinggi. Rutinitas ini sempat membuatnya merasa lelah secara fisik dan mental. Namun, ia tidak melihat kondisi tersebut sebagai tanda untuk berhenti. Sebaliknya, Binusian satu ini justru menilainya sebagai sinyal untuk meningkatkan kompetensi diri.
Awalnya, Nursalam hanya ingin refreshing dari rutinitas kerjanya. Keinginan tersebut lantas berkembang menjadi keputusan besar, yakni melanjutkan studi pascasarjana. Setelah melakukan riset terhadap berbagai institusi pendidikan, pilihannya jatuh pada Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL. Ia memiliki fokus studi pada bidang People & Leadership untuk mendukung kariernya di dunia HR.

Komitmen Mengembangkan Skill Manajerial dan Kepemimpinan
Keputusan Nursalam memilih Program People & Leadership di Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL tentu bukan tanpa alasan. Program ini dirancang untuk para profesional yang ingin mengembangkan skill manajerial dan kepemimpinan tanpa harus meninggalkan karier.
Berbekal kurikulum yang aplikatif, proses pembelajaran di BINUS BUSINESS SCHOOL mengutamakan keseimbangan antara teori dan praktik. Materi yang diberikan bersifat relevan dengan dunia kerja, sekaligus mendorong mahasiswa untuk berpikir adaptif dan berorientasi pada solusi. Nursalam merasakan hal tersebut selama masa studinya, khususnya melalui diskusi kelas yang kaya perspektif dan lingkungan akademis yang dinamis.
Tantangan Mengatur Waktu Kuliah dan Tuntutan Kerja Profesional
Selama masa studi di Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL, Nursalam menjalani tiga peran sekaligus, yakni sebagai mahasiswa S2, karyawan profesional, dan pekerja lepas (freelancer). Tanggung jawab ini memberinya tantangan dalam manajemen waktu. Ia harus bekerja sejak pagi hingga sore, mengikuti perkuliahan pada malam hari, dan kembali menyelesaikan pekerjaan lain saat larut malam.

Tak hanya itu, tugas kantor dan deadline freelancing kerap berjalan beriringan dengan tugas akademik, membuat Nursalam sempat merasa kelimpungan. Namun, dari pengalaman inilah ia justru belajar tentang disiplin, prioritas, dan konsistensi. Pada saat bersamaan, Nursalam juga merasa ketangguhan mentalnya semakin matang terbentuk.
Dukungan Dosen dan Lingkungan Akademis BINUS University
Selain manajemen waktu, Nursalam bercerita bahwa dukungan dari lingkungan kampus juga berperan penting dalam membantunya menyelesaikan studi. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Ibu Sekar selaku dosen pembimbingnya. Bagi Nursalam, bimbingan yang terarah dan komunikatif dari Ibu Sekar menjadi pondasi kuat dalam perjalanan akademisnya.
Di samping itu, Nursalam juga merasakan dukungan positif dari tim administrasi BINUS University. Mengingat mobilitas kerjanya yang cukup tinggi, fleksibilitas dan bantuan dari tim administrasi sangat memudahkannya dalam mengatur kebutuhan akademis. Bahkan, area parkir kampus turut menjadi saksi perjuangannya, yang kerap menjadi tempat Nursalam beristirahat sejenak di tengah jadwal padat.
Teman Seperjuangan dan Perspektif Baru
Pengalaman kuliah di Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL tidak hanya mengembangkan skill manajerial Nursalam, tapi juga memperluas jejaringnya. Ia menghabiskan banyak waktu dengan teman-temannya dari Kelas 308, yang membuatnya memperoleh banyak sudut pandang berbeda dan menarik.
Melalui interaksi dengan sesama profesional dari berbagai latar belakang, proses belajar Nursalam pun jadi terasa lebih “hidup”. Ia mengaku bahwa inilah momen “refreshing” yang ia cari sejak awal. Nursalam tidak hanya mencari momen untuk melepas penat, tapi juga memperkaya wawasan dan cara berpikirnya.
Kegigihan Nursalam dalam belajar dan mengatur waktu berhasil mengantarkannya pada pencapaian membanggakan. Ia diumumkan sebagai lulusan Summa Cumlaude dengan IPK 3,91 pada gelaran Wisuda 73 BINUS University.
Perjalanan Nursalam dapat menjadi inspirasi bagi para profesional yang ingin terus berkembang. Di tengah kesibukan profesional, selalu ada ruang untuk belajar selama disertai komitmen kuat. Hal ini akan lebih mudah terwujud di lingkungan akademis yang suportif dan dinamis, seperti Program Magister Manajemen BINUS BUSINESS SCHOOL.