BINUS Business School

MM BINUS: Ruang Tumbuh Multikultural bagi Wang Qiwei

Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar. Semangat ini dibuktikan oleh seorang ekspatriat asal Cina berusia 45 tahun, Wang Qiwei, yang melanjutkan studi di Magister Manajemen (MM) BINUS BUSINESS School. Ia mengambil Jurusan MM Professional in Business Management untuk memperdalam wawasan manajemen sekaligus memperkuat kompetensi profesional.

Semangat itu jugalah yang mendorongnya dalam mengalahkan ketakutan akan keterbatasan, terutama dari segi perbedaan bahasa dan budaya. Keberanian tersebut membuahkan hasil membanggakan ketika Qiwei akhirnya lulus di gelaran Wisuda 73 BINUS University.

Berawal dari Pengalaman Kerja di Indonesia

Wang Qiwei bekerja di bidang manajemen perusahaan Cina cabang Indonesia. Selama tiga tahun berkarier di Indonesia, ia memperoleh banyak pengalaman profesional yang berharga, mulai dari pengambilan keputusan strategis, pengelolaan tim, hingga komunikasi organisasi yang harus disesuaikan dengan konteks lokal. 

Dari situlah Qiwei menyadari bahwa pengalaman saja belumlah cukup. ia juga harus mengimbanginya dengan pemahaman manajerial yang lebih relevan dengan perkembangan bisnis global. Akhirnya, muncullah keinginan untuk mengembangkan diri melalui kuliah pascasarjana.

Keputusan Besar Lanjutkan Studi di BINUS University

Bagi Qiwei, keputusan untuk kembali kuliah bukanlah hal yang mudah. Pada usianya yang ke-45 tahun, ia sempat meragukan kemampuannya untuk menyelesaikan kuliah. keraguan tersebut sempat muncul berulang kali sebelum akhirnya ia meyakinkan diri bahwa studi S2 merupakan investasi jangka panjang yang tidak mengenal usia.

This year, I’m 45 years old. So before I decided to study at BINUS, I had talked to myself many times about whether I could finish this class because of my age. So after some thinking, I decided to study at BINUS,” ungkap Qiwei.

Pilihan Qiwei jatuh pada Program Professional Business Management di Magister Manajemen (MM) BINUS BUSINESS SCHOOL. Program ini memang dirancang khusus untuk para profesional yang sedang menjalani karier di level manajemen. Keputusan Qiwei semakin kuat setelah mengetahui reputasi BINUS University sebagai institusi pendidikan tinggi berstandar internasional yang menerapkan kurikulum aplikatif, bukan hanya teori.

Magister Manajemen (MM) BINUS BUSINESS SCHOOL sebagai Ruang Tumbuh profesional

Salah satu hal paling berkesan bagi Qiwei selama kuliah S2 di BINUS BUSINESS SCHOOL adalah metode pembelajaran yang berbeda dari pengalaman akademisnya di masa lalu. Sesi perkuliahan tidak belajar teori, tapi juga dilengkapi studi kasus, diskusi aktif, bahkan hingga tukar pengalaman antar-mahasiswa.

Menariknya lagi, Program Professional Business Management di Magister Manajemen (MM) BINUS BUSINESS SCHOOL juga menawarkan lingkungan belajar yang inklusif. Mahasiswa dengan latar belakang usia, profesi, dan budaya yang beragam bertemu dalam satu ekosistem pembelajaran. 

Tidak berhenti di situ saja, mahasiswa juga didorong untuk berbagi sudut pandang berdasarkan latar belakang masing-masing. Melalui pendekatan ini, Qiwei menilai bahwa materi perkuliahan jadi lebih mudah dipahami dan diaplikasikan di ruang profesional.

Lingkungan Multikultural yang Memperkaya Perspektif

Pengalaman studi S2 Qiwei semakin berwarna berkat lingkungan kelas yang multikultural. Ia bercerita bahwa mahasiswa program Magister Manajemen (MM) BINUS BUSINESS SCHOOL berasal dari berbagai negara, seperti Australia, Yordania, dan Korea. Keberagaman ini pun menciptakan ruang diskusi yang kaya akan perspektif global. 

Terlebih, Qiwei percaya bahwa membangun komunikasi lintas-budaya merupakan bagian penting dari proses belajar. “I’d like to make friends with them because if you don’t maintain communication, you won’t be able to make friends. But it’s not easy to communicate.

Untuk mengatasi kesulitan tersebut, Qiwei berusaha menjalin kebersamaan dengan teman-teman sekelasnya. Mereka kerap menghabiskan waktu di luar kelas untuk makan malam bersama, berbagi cerita tentang keluarga, serta pengalaman tinggal di Indonesia. Bahkan, Qiwei juga sempat menjelajahi berbagai daerah di Indonesia untuk merasakan keindahan alam dan keragaman budaya nusantara.

Kini, keraguan yang sempat dirasakan Weng Qiwei telah terbayar tuntas. Ia berhasil menyelesaikan studi di Magister Manajemen (MM) BINUS BUSINESS SCHOOL dan menjadi salah satu lulusan Wisuda 73 BINUS University. Perjalanan Qiwei menjadi bukti bahwa tekad kuat untuk berkembang dan belajar mampu melampaui batas usia dan budaya.

Tidak hanya itu, lingkungan akademis yang multikultur juga memperkaya pengalaman belajar Qiwei. Melalui perjalanan pascasarjana di BINUS University, Qiwei mampu membentuk cara pandang yang lebih luas dan global, terutama dalam menghadapi tangan profesional di bidang manajemen.

Whatsapp