Digital Society Tawarkan Brand Awareness yang Lebih Cepat

Perkembangan era digital dan internet saat ini menciptakan digital society secara masif. Contohnya dapat dilihat dari perkembangan masyarakat yang menggunakan media sosial dalam seluruh aspek kehidupan sehari-hari. Fenomena tersebut dapat dijadikan sebuah peluang bagi brand untuk menciptakan kesadaran merek atau brand awareness secara lebih cepat.

Penggunaan media sosial memicu berkembangnya digital society

Hal itu juga diyakini para praktisi bisnis digital seperti Verra Oktavianti selaku brand consultant sekaligus founder BeautyBiz. Berbekal pengalamannya sebagai konsultan brand, ia membagikan ilmu seputar pentingnya brand awareness dalam Business Talk Show “The Rise of Creative EconomyIndonesia Business Outlook 2022 BINUS Business School.

Apa Itu Brand Awareness dalam Dunia Digital?

Mungkin sebagian besar orang sudah pernah mendengar istilah brand awareness. Namun, tak sedikit pula yang belum memahaminya. Secara umum, brand awareness dapat diartikan sebagai kesadaran seseorang terhadap sebuah merek tertentu. Merek inilah yang kemudian dikenali oleh masyarakat dan mereka pun akan selalu mengaitkan jenis produk tertentu dengan brand.

Kesadaran terhadap sebuah merek ini dapat dicontohkan dengan seseorang yang merekomendasikan produk tertentu ke orang lain, melihat iklan yang dibuat, hingga mencari tahu produk, dan tujuan akhirnya menggunakan produk tersebut dalam jangka waktu lama.

Kesadaran terhadap sebuah brand inilah yang menjadi kunci sukses penting dalam penjualan produk. Mengapa demikian? Sebab, dalam diri konsumen secara tidak langsung akan terhubung dengan merek yang mereka lihat. Secara strategis, faktor ini cukup efektif untuk memengaruhi konsumen, khususnya dalam mengambil keputusan membeli produk.

Manfaat dan Pentingnya Brand Awareness

Meski sebenarnya terlihat sederhana, brand awareness memiliki banyak manfaat penting bagi sebuah merek, terutama untuk merek-merek yang baru muncul di pasaran dan memiliki kompetitor cukup besar. Berikut tiga manfaat utama saat perusahaan menerapkan strategi brand awareness kepada konsumen.

  1. Memperkenalkan produk dengan lebih luas

Manfaat pertama adalah memperkenalkan produk kepada konsumen secara lebih luas. Seperti disinggung di atas, hal ini sangatlah penting bagi brand atau merek yang masih baru. Sebab, masyarakat belum mengetahui apa sebenarnya produk yang akan ditawarkan dan dijual.

Apabila masyarakat sudah mengenal, atau paling tidak tahu nama merek tersebut, otomatis mereka akan mencari tahu lebih lanjut. Ketika masyarakat atau calon konsumen mulai mengenal produk baru ini, artinya poin pertama sudah berjalan dengan baik.

  1. Menarik calon konsumen baru

Kedua, konsumen yang tertarik dengan merek atau brand baru cenderung membandingkan produk tersebut dengan brand lain. Semakin besar inovasi perusahaan terhadap produk yang ditawarkan, maka semakin tertarik pula calon konsumen tersebut.

Terlebih lagi jika produk yang ditawarkan memiliki unique selling proposition yang baik. Maka, keunikan dan ciri khas produk baru ini menjadi alternatif masyarakat yang mencari produk untuk solusi masalah mereka sehari-hari. 

  1. Mendongkrak omzet penjualan

Ketiga, manfaat yang tentu diharapkan dari brand awareness ialah meningkatkan omzet penjualan dari sebuah produk yang ditawarkan. Apalagi jika konsumen tersebut sudah percaya terhadap merek atau produk yang ditawarkan, mereka akan menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari dan tidak ingin berpindah ke brand lain.

Tak hanya itu, konsumen juga bisa jadi akan merekomendasikan produk ke calon konsumen lainnya, begitu pula seterusnya. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat mengetahui keunggulan produk, semakin banyak yang membelinya dan penjualan pun akan meningkat.

Implementasi Brand Awareness di Era Digital

Membangun brand awareness memang tidak bisa dijalankan dalam waktu yang singkat. Namun, kuncinya adalah tetap konsisten dalam membuat konten-konten menarik. Khususnya untuk membangun brand awareness melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, maupun YouTube dan website perusahaan dengan artikel-artikel menarik.

Hal tersebut yang dilakukan oleh ElsheSkin, brand kosmetik yang kerap membagikan konten menarik di media sosial mereka, seperti yang dikemukakan oleh Verra Oktavianti. Selain itu, hal tak kalah penting adalah membuat konten sesuai konteks yang dapat menyentuh sisi emosi calon konsumen. Dengan begitu, pesan yang ingin disampaikan akan mudah dipahami.

Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa brand awareness merupakan hal yang tidak boleh dilupakan dalam menjalankan sebuah bisnis, apalagi di era digital seperti sekarang. Perkembangan media sosial dan internet bisa membuat brand awareness berjalan lebih cepat dan lebih baik. Itu artinya, calon konsumen akan lebih mudah menemukan produk dari merek yang ditawarkan.

Terlebih lagi, saat ini juga banyak review atau ulasan dari konsumen lainnya yang dapat membantu perkembangan kesadaran terhadap merek. Jadi, kuncinya adalah terus berinovasi dalam memberikan yang terbaik agar merek kita selalu ada dalam kehidupan sehari-hari konsumen.