Kerjasama BINUS BUSINESS SCHOOL dengan Lembaga Advokasi Hak Anak (LAHA), Membangun Indonesia Menjadi Lebih Baik

Komitmen BINUS University dalam membina dan memberdayakan masyarakat diterapkan oleh BINUSIAN dalam berbagai cara. Melalui pembelajaran di kelas misalnya. Baru-baru ini, mahasiswa MM in Creative Marketing BINUS BUSINESS SCHOOL melakukan project-based learning sebagai bagian dari Marketing Lab mereka. Pada mata kuliah Creative Marketing Communications, didatangkan klien sungguhan yang membawa real case untuk digarap oleh mahasiswa. Hands-on experience ini tentu menjadi tantangan tersendiri.

Kali ini kelas menghadirkan klien dari Lembaga Advokasi Hak Anak (LAHA), sebuah organisasi non-profit yang bergerak dalam pengembangan berbagai program dan layanan sebagai bentuk advokasi terhadap hak-hak anak, khususnya anak yang membutuhkan perlindungan khusus. LAHA telah berpengalaman selama 20 tahun dalam memberikan bantuan hukum dan menjadi satu-satunya lembaga yang memiliki program pembinaan untuk Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) membuat LAHA menjadi opsi pertama bagi penegak hukum untuk memberikan advokasi kepada ABH.

Namun, perjalanan 20 tahun tidaklah selalu mulus. LAHA kesulitan mendapatkan donasi untuk menjalankan program pembinaan ABH. Ini disebabkan terdapat persepsi negatif di masyarakat terhadap ABH dan kurangnya komunikasi publik LAHA yang mengakibatkan sulitnya mendapat bantuan baik materiil maupun non-materiil. Di sinilah tantangan yang harus dijawab oleh mahasiswa untuk membawa LAHA menjadi lebih berdaya.

“Konsep project-based learning ini dalam rangka menghasilkan lulusan yang siap pakai atau “hands on” dalam bidang marketing. Mahasiswa mendapat klien Lembaga Advokasi Hak Anak (LAHA) Bandung yang perlu dibantu dalam strategy marketing communication dalam rangka memperkenalkan LAHA dan membantu penggalangan dana untuk meningkatkan kegiatan pendampingan anak di penjara. Diharapkan dengan mengambil topik anak di penjara, mahasiswa selain dapat meningkatkan keahlian analisa, riset, kreativitas, juga mempertajam empati mahasiswa sehingga mereka bisa menjadi empathetic leaders di kemudian hari. Dari sisi klien diharapkan ilmu yang didapat di kelas bisa membantu organisasi yang belum mengenal ilmu marketing dengan tepat dapat meningkatkan kemampuannya,” ujar Ina A. Murwani, Deputy Head of MM in Creative Marketing BINUS BUSINESS SCHOOL sekaligus pengampu kelas mata kuliah Creative Marketing Communication.

Bentuk kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat (Fostering and Empowering) yang dilakukan oleh para mahasiswa ini selaras dengan visi BINUS yaitu ‘A World-class university, fostering and empowering the society in building and serving the nation’. Diharapkan project ini memberikan dampak positif dan menjadi solusi atas permasalahan yang terjadi di dalam masyarakat untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Show-casing kampanye Lembaga Advokasi Hak Anak oleh mahasiswa MM in Creative Marketing BINUS BUSINESS SCHOOL akan ditampilkan selama sepekan ke depan di media sosial BINUS BUSINESS SCHOOL.

(ERIN)