Penobatan Henny Santoso sebagai Doktor dari Program Doctor of Research in Management ke-84 oleh BINUS BUSINESS SCHOOL

BINUS BUSINESS SCHOOL menghelat ujian promosi Doctor of Research in Management dengan menobatkan Henny Santoso sebagai doktor ke-84 sebagai pada 20 Januari 2020 lalu. Doktor Henny Santoso mengusung disertasi bertajuk Pengaruh Perilaku Kerja Inovatif Terhadap Kinerja Karyawan yang Dimoderasi oleh Literasi Digital.

Disertasi ini diambil dari studi kasus pada industri telekomunikasi di Indonesia. Sidang promosi doktor Henny Santoso dipimpin oleh Prof. Tirta Nugraha Mursitama dengan tim promotor Prof. Dr. Muhammad Arif, Dr. Elizen dan Dr. Sri Bramantoro Abdinagoro. Sedangkan, tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Adler Haymans, Dr. Muhammad Hamsal dan Dr. Jastiro Abi.

Menilik Permasalahan di Industri Telekomunikasi Indonesia

Industri telekomunikasi merupakan industri kreatif dan inovatif yang berkembang secara cepat seiring perkembangan teknologi. Perkembangan ini juga diiringi oleh beberapa perubahan pada aspek perusahaan serta perubahan perilaku pelanggan. Selain itu, perkembangan teknologi menuntut industri telekomunikasi untuk mengembangkan aplikasi baru serta menuntut adanya kolaborasi dengan beberapa aspek di luar industri ini untuk menghasilkan sumber pemasukan baru.

Akan tetapi, berdasarkan penelitian Korn Ferry yang bertajuk Future of Work The Global Talent Crunch menunjukkan bahwa akan terjadi krisis bakat akibat adanya kesenjangan antara input dengan permintaan tenaga kerja bertalenta pada tahun 2020 hingga 2030. Senada dengan pernyataan Korn Ferry, The Boston Consulting Group (BCG) juga mengemukakan hal serupa. Bahkan, Indonesia diprediksi juga merasakan hal yang sama, dengan krisis bakat manajer menengah sebesar 56% pada 2020.

Hipotesa Hasil Penelitian Doktor Henny

Penelitian Doktor Henny Santoso menghasilkan beberapa hipotesa yang berguna untuk menyelesaikan masalah pada industri telekomunikasi di Indonesia. Dalam kesimpulannya, untuk meningkatkan perilaku kerja inovatif, diperlukan tiga komponen yaitu faktor individu dengan keyakinan diri kreatif. Perusahaan telekomunikasi harus mempertahankan komitmen yang kuat untuk mengembangkan organisasinya dengan cara memberi perhatian kepada Talent Management atau anggota yang berbakat.

Faktor kedua yakni pemimpin dengan kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan transformasional ini diwujudkan dengan cara perusahaan harus menciptakan psychological safety sebagai tempat belajar bagi karyawan sehingga dapat menghasilkan anggota tim yang kreatif. Sedangkan, faktor ketiga adalah faktor organisasi dengan presepsi dukungan organisasi. Doktor Henny juga menekankan implementasi digital untuk menyelesaikan pekerjaan maupun memecahkan segala masalah yang ada dalam perusahaan.

Diharapkan disertasi ini dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu manajemen pada umumnya dan kemajuan praktek manajemen di Industri telekomunikasi Indonesia pada khususnya.

Henny Santoso saat ini bekerja di PT. XL Axiata sebagai Group Head Business Control dan telah mengemban studi S3 Doctor of Research in Management di tahun 2017 dan menyelesaikannya di tahun 2020 dengan predikat Summa Cumlaude.