Loading
Loading...
Menu BINUS

KEPEMIMPINAN DALAM OLAH RAGA MODERN

by: Bimo Wicaksono (2001607834); Faiz Akshana Ikshan (2001621271)

 

            Kepemimpinan di era sekarang ini tidak hanya terjadi di perusahaan atau organisasi, Banyak paradigma yang tercipta di masyarakat ketika mendengar kata “Pemimpin” pastilah orang yang sangat pintar dan bijaksana, memiliki gelar yang banyak dan sebagainya. Kata-kata tadi tidaklah salah, tetapi perlu dibenarkan sedikit mindset-nya bahwa pemimpin bukanlah selalu orang yang memiliki banyak gelar, tetapi selama dia bisa bijaksana dan bersikap adil serta bisa membawa anggotanya menuju tujuan yang memang sudah ditetapkan dari awal pastinya cocok untuk menjadi seorang pemimpin.

            Di bidang olah raga sendiri perlu adanya kehadiran pemimpin. Pemimpin di sini berfungsi untuk membawa teman-temannya menuju goal yang sudah ditentukan, yaitu kemenangan. Selain itu pemimpin juga mempunyai kewajiban untuk menjaga mental teman-temannya agar tidak jatuh dan tidak bersemangat lagi. Olah raga pun di zaman seperti sekarang sudah beragam, banyak cabang olah raga baru yang sudah diakui oleh pemerintah Indonesia. Salah satunya adalah E-Sport atau olah raga elektronik. Biasanya masyarakat lebih familiar dengan kata game online. Game online saat ini bukan hanya menjadi alat untuk bersenang-senang, tetapi bisa juga menghasilkan uang. Kehadiran pemimpin di game online juga sangat diperlukan bila ingin mencapai kemenangan.

              Tipe pemimpin dalam pertandingan game online sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tipe pemimpin yang terjadi di cabang olah raga lain. Pemimpin juga tetap akan membawa rekan timnya menuju goal mereka yaitu memenangkan pertandingan. Menjadi seorang pemimpin mempunyai tanggung jawab yang besar. Bagaimana tidak? Tanggung jawab yang dimilikinya mencakup keseluruhan 1 tim, jika pemimpinnya rusak, pasti tim tersebut akan rusak.

              Jenderal perang asal China pernah membuat sebuah kalimat yang cocok untuk menggambarkan hal tersebut, Sun Tzu bilang “Jika sebuah tentara sebuah Negara tidak baik, maka Negara tersebut akan menjadi tidak baik pula” hal ini di maksudkan oleh Sun Tzu bahwa tentara merupakan garis depan pertahanan yang dimiliki oleh sebuah Negara. Jadi, jika tentara itu tidak baik atau tidak terlatih dengan benar, maka Negara tersebut akan hancur diserang Negara lain.

              Sama seperti pemimpin dalam sebuah tim, pemimpin merupakan garis depan dalam sebuah tim. Pemimpin mencakup semua aspek yang ada di dalam tim, termasuk menjaga mental tim agar tim tersebut mau terus berjuang demi mencapai kemenangan. Jika pemimpinnya saja tidak mau atau tidak bisa membawa amanah tersebut, pastilah rusak timnya.        

               Kesimpulan yang dapat diambil adalah “pemimpin yang baik bukan hanya seseorang yang memiliki gelar banyak atau pengalaman banyak, tetapi pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu bersikap bijaksana dan mampu merangkul anggotanya dalam keadaan nyaman dan membuat mereka bersemangat dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sejak awal tim tersebut terbentuk.

 

Sumber :

·         Giles, L. (1772). The Art of War: Sun Tzu. China. Jakarta: Gramedia.

7 Comments
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.