Risk analysis and capital budgeting: Bos Indofood sudah mengantisipasi pelemahan rupiah saat ini
Pada materi pembahasan untuk sesi 21 & 22 tanggal 28 Mei 2018, saya akan membahas salah satu topik pembahasan yaitu Risk Analysis. Risk Analysis itu sendiri adalah analisa yang dilakukan oleh suatu tim, usaha, organisasi, ataupun perusahaan untuk menghadapi risiko – risiko yang kemungkinan akan datang. Sehingga dengan adanya analisa risiko ini, kita dapat mengantisipasi dan mengetahui adanya kemungkinan risiko – risiko yang akan menghambat nantinya dan dapat mempersiapkan strategi sebelum risiko itu datang. Kali ini saya akan membahas salah satu kasus dalam suatu artikel yang menggambarkan pentingnya analisa risiko dalam keberlangsungan suatu perusahaan, yang dalam kasus ini dilakukan oleh Perusahaan Indofood.
Seperti yang kita semua sekaligus Miss Puji ketahui, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap USD terjadi pada beberapa waktu belakang ini. Bahkan, nilai tukar rupiah sempat tembus ke angka 14.200 sebelum menguat tipis ke 14.053 per tanggal 27 Mei 2018. Hal ini tentu lumayan menganggu perusahaan – perusahaan serta usaha – usaha, terutama mereka yang menggunakan USD sebagai salah satu biayanya seperti Impor bahan baku, penggunaan tenaga kerja asing, outsourcing, dsb.
Namun menurut artikel tersebut, ternyata Perusahaan Indofood melalui Direktur Utamanya mengatakan bahwa hal tersebut sudah di antisipasi perusahaannya. Pihak Indofood menyatakan bahwa mereka sudah melakukan memperhitungkan akan terjadi pelemahan Nilai tukar rupiah hingga level tertentu melalui manajemen risiko. Ini berarti bahwa Perusahaan Indofood sudah melakukan analisa risiko dan sudah mengantisipasi bahwa akan terjadi pelemahan Nilai tukar rupiah. Sehingga dengan adanya antisipasi risiko terjadinya pelemahan nilai tukar rupiah, Indofood tidak mengalami dampak yang berarti. Dijelaskan, manajemen risiko dilakukan dengan mempertimbangkan posisi utang luar negeri (ULN), kinerja ekspor dan impor perseroan, serta belanja perusahaan.
Melalui artikel diatas menunjukkan betapa pentingnya analisa risiko / Risk Analysis dalam Perusahaan. Dengan adanya analisa risiko yang baik, Indofood dapat meminimalisir dampak yang terjadi akibat ancaman yang datang karena sudah diperhitungkan sebelumnya. Jadi dengan adanya analisa risiko, Indofood dapat mengatasi risiko seperti mengalami loss/ kerugian, membengkaknya cost, dan banyak risiko lainnya dengan memanfaatkan analisa risiko. Sekian artikel saya untuk sesi 21 & 22, terimakasih.
Sumber artikel: http://investasi.kontan.co.id/news/bos-indofood-sudah-mengantisipasi-pelemahan-rupiah-saat-ini