Business Architecture berfungsi untuk mentransfer visi misi bisnis di segala strategy ke dalam seluruh segi atau aspek.
Contohnya pada Sinarmas cooking oil, pada tahun 2005 dilakukan revisi dari 0 karena strategy bisnis dari Sinarmas semakin complicated, jadi dilakukan Business Architecture dengan tujuan semakin baik lagi kedepannya.
Cross Agency Processes, terdiri dari:
- Land, Air, and Sea: Formula terefektif dan terefisien.
- EP: Menggunakan Brand Ambassador dalam meningkatkan awareness lewat social media.
- IRS: Responsif terhadap pertukaran.
- CC: Mengkoordinasikan respon balik public dan media lewat social media.
- ITS: Memonitor tingkatan project bisnis IT.
- OE: Berhubungan dengan para innovator.
- OD: Integrasi penampilan system di management.
- HR: Menggunakan bisnis analisis dalam mendapatkan SDM yang berkualitas.
- Finance: Mentracking dan menginformasikan alur project DP lewat system eProject.
Business Architecture from Business to IT, terdiri dari:
- Business Architecture terdiri dari Business Processed, Workflows, Transactions, and Collaborations.
- Application Architecture terdiri dari Systems, Services, and Functional Use Cases.
- Information Architecture terdiri dari Data, Business Objects, Exchange Formats, Security and Privacy.
- Infrastructure Architecture terdiri dari Hardware, Server, OS, and Network.
References:
