Kondisi Economy GIG di Indonesia
GIG Economy memiliki beberapa keuntungan yaitu pertama dari sisi para pekerja, dimana mereka pekerja diuntungkan karena adanya fleksibelitas dalam bekerja dan mereka mendapatkan kebebasan dalam mengatur jam kerja dan beban dari pekerjaan mereka sendiri sesuai dengan kemauan mereka, jadi semakin banyak pekerjaan yang mereka ambil maka semakin banyak penghasilan yang mereka dapatkan. Lalu yang kedua dari sisi perusahaan, dengan adanya GIG Economy ini membuat perusahaan dapat melakukan penghematan biaya, yaitu mulai dari biaya perekrutan karyawan hingga biaya pemberian seperti dana pension dan bonus tahunan. Pemerintah Indonesia juga diuntungkan karena terjadinya penurunan angka penganguran dan meningkatnya perekonomian Indonesia.
Namun GIG Economy ini dapat menciptakan kekacauan didalam ketenagakerjaan, dengan ketiadaan status ketenagakerjaan yang jelas dapat mengakibatkan terjadinya masalah karena tidak adanya jaminan keamanan pada pekerjaan yang dilakukan oleh para pekerja, kebijakan yang ada saat ini belum ada membahas para pekerja lepas yang tidak memiliki kontrak kerja sehingga perusahaan tidak wajib memberikan pesangon ataupun asuransi bagi para pekerja lepas ini, lalu jika terdapat keluhan dari konsumen maka terdapat kebijakan yang menghambat pendapatan para pekerja, dan tidak ada kejelasan tentang siapa yang akan bertanggung jawab jika terjadi masalah dalam pekerjaan. Maka dari itu diperlukan hukum ketenagakerjaan yang jelas untuk melindungi para pekerja lepas ini.
Reference :
https://www.economica.id/2020/05/01/gig-economy-dinamika-ketenagakerjaan-di-indonesia/