Faktor Pemacu Perkembangan Gig Economy
Apa itu Gig Economy
Gig Economy merupakan cara kerja yang bersifat sementara, dengan jam kerja fleksibel dan dapat bekerja pada lebih dari satu perusahaan di saat bersamaan. Gig Economy mendobrak tatanan lama pasar tenaga kerja yang lebih banyak bersifat permanen dan kaku. Gig Economy mencakup ribuan pekerja lepas yang terdaftar di situs pencari kerja. Melalui situs tersebut, pekerja lepas indonesia bersaing dengan professional dari berbagai belahan dunia dengan menawarkan jasa-jasa seperti penerjemah, penulisan kreatif, dan pembuatan film animasi. Dari sisi pekerja, mereka diuntungkan dengan fleksibilitas dan kebebasan dalam mengatur jam serta beban pekerjaan. Gig Economy menawarkan potensi penghematan biaya, mulai dari biaya perekrutan sampai dengan biaya pemberian benefit seperti pensiun dan bonus tahunan.
Faktor Pemacu Perkembangan Gig Economy
Faktor utama yang memacu perkembangan Gig Economy yakni:
- Munculnya bisnis baru, terutama yang memanfaatkan teknologi
- Tekanan keuangan pada bisnis konvensional
- Meningkatnya kebutuhan untuk menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjaan.
Keuntungan dan Kerugian Gig Economy
| Keuntungan Gig Economy | Kerugian Gig Economy |
| Memfasilitasi efisiensi operasi | Pekerja kurang dapat di andalkan |
| Lebih banyak pilihan | Tidak ada efek pengalaman |
| Biaya tetap lebih rendah |
References: