{"id":995,"date":"2018-06-21T17:09:04","date_gmt":"2018-06-21T10:09:04","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=995"},"modified":"2018-06-21T17:09:04","modified_gmt":"2018-06-21T10:09:04","slug":"membuat-sebuah-perusahaan-menjadi-superior","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2018\/06\/membuat-sebuah-perusahaan-menjadi-superior\/","title":{"rendered":"Membuat Sebuah Perusahaan Menjadi Superior"},"content":{"rendered":"<p>by: CHRISTINE ABRAHAM (2001543944); GRASELA ALFEGA (2001579950); SESILIA VANESSA AUDELIA (2001542582)<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Banyak perusahaan besar yang tetap berkembang, walaupun sudah bertahun-tahun dibangun dan tetap menjadi kepercayaan publik. Bagaimana bisa perusahaan tersebut terus bertahan? Adakah cara khusus untuk menjaga perusahaan agar tetap terus berkembang? Bagaimana dengan perusahaan besar tapi masih baru agar dapat berkembang?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pertanyaan-pertanyaan tersebut terus mengganggu Jim Collins sehingga ia berinisiatif untuk membuat sebuah penelitian. Penelitian ini dilakukan di beberapa perusahaan besar yang sudah terkenal seperti, Coca-cola, Intel, Merck dan General Electronic. Perusahaan tersebut berkembang dari baik menjadi hebat sehingga dapat disesuaikan dengan beberapa perusahaan baru yang telah berkembang tapi gagal dalam mendefinisikan hebat (<em>good to great<\/em>). Dalam kurun waktu lima tahun, Jim Collins bersama rekan lakukan penelitian dengan mengadakan wawancara dan pengumpulan data. Hasil dari penelitian yang dilakukan Jim dan rekannya membuktikan bahwa ada beberapa kunci sukses yang membuat perusahaan baik menjadi lebih hebat lagi.<\/p>\n<p><em>\u00a0<\/em><em>5 level karakteristik yang dibutuhkan seorang pemimpin untuk memimpin sebuah perusahaan : <\/em><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Level yang pertama<\/strong>\u00a0kepemimpinan menurut Jim Collins adalah adanya <em>individual dengan kemampuan tinggi,<\/em> sehingga dia bisa menjadi sangat produktif. Selain itu, orang tersebut mempunyai bakat, pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan kerja yang terampil, sehingga ia mempunyai hasil yang sangat bagus. Tapi dia hanya bagus secara individual tidak dengan tim ataupun kelompok dari divisinya.<\/li>\n<li><strong>Level yang kedua<\/strong>\u00a0adalah\u00a0<em>contributing team member<\/em>, di mana individual-individual tadi mempunyai kesempatan untuk bekerja sama di dalam satu grup atau tim yang memiliki tujuan sama, sehingga mereka dapat bekerja secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan.<\/li>\n<li><strong>Level yang ketiga<\/strong>\u00a0adalah\u00a0<em>competent manager<\/em>, dimana sekumpulan orang yang diorganisasi dengan sangat baik, efektif dan efisien untuk mencapai tujuan mereka. Tujuan sudah ditentukan dengan bantuan adanya manajer yang kompeten, maka keberhasilan untuk mencapai <em>goals<\/em> bisa dicapai dan berjalan secara efektif serta fisien.<\/li>\n<li><strong>Level yang keempat<\/strong>\u00a0kepemimpinan adalah adanya\u00a0<em>effective leader<\/em>. Karakteristik pemimpin disini memiliki komitmen serta tujuan yang jelas dan dengan adanya pemimpin tersebut maka terbentuklah standar luar biasa yang harus dicapai. Tidak hanya tujuan yang harus dicapai, tapi bawahannya juga tertarik untuk mengikuti pemimpin ini.<\/li>\n<li><strong>Level yang kelima<\/strong>\u00a0kepemimpinan adalah pemimpin membangun kejayaaan dengan kombinasi (<em>low profile high profit<\/em>), yaitu kombinasi antara\u00a0<em>personal humility<\/em>\u00a0atau kesederhanaan secara pribadi dengan keinginan profesional yang sangat kuat.<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Diadaptasi dari: \u201cgood to great,\u201d by Jim Collins<\/em><\/p>\n<p><em>Sumber: <\/em>Collins, J. (2001). <em>\u201cGood to great\u201d.<\/em> Jakarta: penerbit Gramedia Pustaka Utama.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>by: CHRISTINE ABRAHAM (2001543944); GRASELA ALFEGA (2001579950); SESILIA VANESSA AUDELIA (2001542582) \u00a0\u00a0 Banyak perusahaan besar yang tetap berkembang, walaupun sudah bertahun-tahun dibangun dan tetap menjadi kepercayaan publik. Bagaimana bisa perusahaan tersebut terus bertahan? Adakah cara khusus untuk menjaga perusahaan agar tetap terus berkembang? Bagaimana dengan perusahaan besar tapi masih baru agar dapat berkembang? Pertanyaan-pertanyaan tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7,44,42,8,41],"class_list":["post-995","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","tag-bbs","tag-human-capital","tag-leadership","tag-management","tag-manajemen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=995"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/995\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":996,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/995\/revisions\/996"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}