{"id":882,"date":"2018-05-25T09:42:28","date_gmt":"2018-05-25T02:42:28","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=882"},"modified":"2018-05-25T09:42:28","modified_gmt":"2018-05-25T02:42:28","slug":"kekuasaan-dalam-kepemimpinan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2018\/05\/kekuasaan-dalam-kepemimpinan\/","title":{"rendered":"KEKUASAAN DALAM KEPEMIMPINAN"},"content":{"rendered":"<p>by:\u00a0Ilham Wahyu Baskoro \u2013 (2001536604); Bima Septianto Pradana \u2013 (2001616864); Kievlan Azzam Venir \u2013 (2001548522)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kekuasaan yang dimaksudkan yaitu bagaimana kapasitas satu pihak (agen) untuk memengaruhi pihak lain (Target).\u00a0Seperti yang dikatakan oleh, Kenneth Blanchard: \u201cSaat ini, kunci dari kepemimpinan yang sukses adalah pengaruh, bukan wewenang.\u201d \u00a0\u00a0Ia menyebutkan bahwa pengaruh merupakan kunci sukses sebuah kepemimpinan. Memang benar. Apabila kamu ingin menjadi pemimpin yang hebat, berusahalah menjadi pemimpin yang memiliki pengaruh yang besar bagi pengikutmu.<\/p>\n<p>Hasil dari mempengaruhi bisa bermacam &#8211; macam, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Komitmen<\/strong><strong>,<\/strong> maksudnya bawahan menerima dan menyetujui penuh keputusan dari pemimpin tersebut, dan menjalankannya secara efektif.<\/li>\n<li><strong>Kepatuhan<\/strong><strong>,<\/strong> maksudnya jangan sampai bawahan mematuhi pemimpin hanya karena rasa apatis daripada antusiasme, sehingga tidak sepenuhnya berasal dari hati mereka sendiri.<\/li>\n<li><strong>Perlawanan<\/strong><strong>,<\/strong> mereka justru tidak tertarik dan menolak atau menjauh secara aktif dan terang &#8211; terangan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Proses Mempengaruhi<\/strong><\/p>\n<p>Kelman (1958) berpendapat bahwa ada 3 proses mempengaruhi:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Kepatuhan Instrumen<\/strong><strong>, <\/strong>Karyawan melaksanakan pekerjaan yang diminta pemimpin untuk mendapatkan imbalan yang pasti atau menghindari hukuman yang dikendalikan oleh pemimpin.<\/li>\n<li><strong>Internalisasi<\/strong><strong>, <\/strong>Karyawan memiliki komitmen mendukung dan menerapkan proposal yang diajukan oleh pemimpin.<\/li>\n<li><strong>Identifikasi Personal<\/strong><strong>, <\/strong>Karyawan meniru perilaku agen atau mengambil sikap yang sama agar disukai oleh agen dan menjadi agen itu.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Diadaptasi dari \u201cKepemimpinan dalam organisasi\u201d by Gary Yukl.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Yukl, G. (2015). <em>Kepemimpinan Dalam Organisasi.<\/em> Yogyakarta: INDEKS.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>by:\u00a0Ilham Wahyu Baskoro \u2013 (2001536604); Bima Septianto Pradana \u2013 (2001616864); Kievlan Azzam Venir \u2013 (2001548522) &nbsp; Kekuasaan yang dimaksudkan yaitu bagaimana kapasitas satu pihak (agen) untuk memengaruhi pihak lain (Target).\u00a0Seperti yang dikatakan oleh, Kenneth Blanchard: \u201cSaat ini, kunci dari kepemimpinan yang sukses adalah pengaruh, bukan wewenang.\u201d \u00a0\u00a0Ia menyebutkan bahwa pengaruh merupakan kunci sukses sebuah kepemimpinan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7,44,42,8,41],"class_list":["post-882","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","tag-bbs","tag-human-capital","tag-leadership","tag-management","tag-manajemen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=882"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/882\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":883,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/882\/revisions\/883"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}