{"id":833,"date":"2018-04-17T13:21:46","date_gmt":"2018-04-17T06:21:46","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=833"},"modified":"2018-04-17T13:21:46","modified_gmt":"2018-04-17T06:21:46","slug":"masih-perlukah-kepatuhan-terhadap-sistem-dalam-era-disruptif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2018\/04\/masih-perlukah-kepatuhan-terhadap-sistem-dalam-era-disruptif\/","title":{"rendered":"Masih Perlukah Kepatuhan terhadap Sistem dalam Era Disruptif"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: Dr. Ir. Harry Sutanto, MBA<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><em>\u201cApakah dalam era disruptif tetap diperlukan kepatuhan terhadap sistem\u201d?<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pertanyaan tersebut diajukan oleh salah seorang mahasiswa cerdas di salah satu kelas, yang tentunya menarik untuk disimak dan menjadi suatu telaahan khusus, ditinjau dari berbagai perspektif dan dimensi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari komponen, elemen atau entitas yang dihubungkan dan berinteraksi untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.\u00a0 Sebagai kesatuan bagian (<em>unit)<\/em> yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah, memiiki item-item penggerak agar sistem tersebut berjalan dengan lancer dan tertib.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sedangkan era disrupsi (<em>disruption era<\/em>) dapat dimaknai sebagai suatu era dengan hampir ketiadaan sistem atau siklus kehidupan (<em>life cycle<\/em>) sistem yang semakin pendek.\u00a0 Perubahan eksponensial (<em>exponential change<\/em>) yang menjadi karakteristik utama era disrupsi, melahirkan sistem yang semakin cepat using (<em>obsolete<\/em>) dan digantikan dengan sistem baru (<em>new system<\/em>) yang lebih sesuai dengan kebutuhan pada waktu tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Karena itu, apakah benar diperlukan kepatuhan terhadap suatu (bentuk) sistem, sementara sistem tersebut segera akan digantikan dengan sistem baru yang lebih sesuai?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pendekatan untuk menjawab pertanyaan dan sekaligus pernyataan tersebut, perlu menggunakan pendekatan multidimensi.\u00a0 Secara psikologis, diperlukan kesadaran dan kesiapan mental masyarakat atau bangsa bahwa era disrupsi sangat terkait dengan \u201cketidakpastian (<em>uncertainty<\/em>)\u201d yang tinggi.\u00a0 Dari perspektif kecerdasan dan kebiasaan belajar (<em>learning habit<\/em>) diperlukan tingkat pemahaman dan penyesuaian atas kondisi yang berubah cepat (<em>fast change<\/em>) secara terus menerus.\u00a0 Namun, secara esensial, perlu disadari sepenuhnya bahwa era disrupsi bukan menghancurkan seluruh sistem pokok (<em>main system)<\/em> dan sendi kehidupan yang telah ada, namun lebih berupa peningkatan efisiensi dan sistematika penyelesaian tugas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kepatuhan terhadap sistem pokok, tetap dan akan tetap diperlukan dalam era disrupsi yang semakin berat (<em>most disrupted era<\/em>) sekalipun, karena berfungsi sebagai landasan dan penyatu kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.\u00a0 Penyesuaian terhadap sistem yang berlaku, hanya akan \u201cterbatas\u201d pada proses bisnis (business process) dengan alasan (<em>reasoning<\/em>) meningatkan efisiensi tetapi tidak untuk membentuk suatu peradaban baru <em>(new civilization<\/em>) yang menghancurkan peradaban yang telah ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terbukti, di negara-negara dengan tingkat kedewasaan dan kemapanan masyarakat yang tinggi, telah timbul kesadaran-kesadaran akan perlunya pelestarian nilai-nilai hakiki masyarakat, atau suatu sistem sosial (<em>social system<\/em>) lama yang telah mampu mempersatukan.\u00a0\u00a0 Disadari bahwa kepatuhan bersama atas sistem pokok (<em>main system<\/em>) akan menghasilkan masyarakat yang tertata dan saling menghormati hak dan kewajiban sesuai peran masing-masing.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Dr. Ir. Harry Sutanto, MBA \u201cApakah dalam era disruptif tetap diperlukan kepatuhan terhadap sistem\u201d? Pertanyaan tersebut diajukan oleh salah seorang mahasiswa cerdas di salah satu kelas, yang tentunya menarik untuk disimak dan menjadi suatu telaahan khusus, ditinjau dari berbagai perspektif dan dimensi. Sistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari komponen, elemen atau entitas yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7,43,8,41],"class_list":["post-833","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","tag-bbs","tag-disruptive","tag-management","tag-manajemen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=833"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":834,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/833\/revisions\/834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}