{"id":674,"date":"2017-11-05T12:23:10","date_gmt":"2017-11-05T05:23:10","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=674"},"modified":"2018-01-05T12:24:15","modified_gmt":"2018-01-05T05:24:15","slug":"jika-anda-mess-up-dalam-wawancara-kerja-perbaiki-kesalahan-anda-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2017\/11\/jika-anda-mess-up-dalam-wawancara-kerja-perbaiki-kesalahan-anda-2\/","title":{"rendered":"Jika Anda Mess Up dalam Wawancara Kerja, Perbaiki Kesalahan Anda"},"content":{"rendered":"<p>Compiled by: Nugroho J. Setiadi, PhD<br \/>\nOrcid-ID: <a href=\"http:\/\/orcid.org\/0000-0002-1864-0116\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/orcid.org\/0000-0002-1864-0116 <\/a><\/p>\n<p>Wawancara kerja sangat menegangkan. Bahkan ketika Anda telah menyelesaikan banyak persiapan dan mempraktikkan jawaban Anda, tekanan tersebut mungkin menyebabkan Anda mengatakan hal yang salah, menanggapi pertanyaan secara tidak lengkap, atau menghilangkan informasi penting. Tentu saja, Anda tidak bisa meminta do-over, tapi Anda bisa mencoba memperbaiki kesalahan Anda.<br \/>\nJika Anda masih dalam wawancara, mungkin Anda dengan sopan mengatakan: &#8220;Saya baru menyadari bahwa saya belum menyebutkannya &#8230;&#8221; atau &#8220;Saya rasa saya tidak menjawab pertanyaan Anda sepenuhnya. Saya ingin menambahkan &#8230; &#8221;<br \/>\nJika Anda menyadari kesalahan atau kelalaian setelah wawancara selesai, Anda dapat mengirim email terima kasih yang mengatakan,&#8221;Saya ingin menambahkan [atau mengklarifikasi, atau merevisi] apa yang saya katakan tentang x &#8230; &#8221;<br \/>\nDengan begitu Anda tidak perlu terbangun pada malam hari mengkhawatirkan flub Anda. Anda dapat mengetahui bahwa Anda telah melakukan yang terbaik &#8211; dan sekarang tergantung pada manajer perekrutan yang akan diputuskan.<\/p>\n<p>Diadaptasi dari \u201cHow to Handle Stress During a Job Interview,\u201d by Anna Ranieri.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\nRanieri, A. (2017). How to Handle Stress During a Job Interview. Harvard Business Review. From: <a href=\"https:\/\/hbr.org\/2017\/07\/how-to-handle-stress-during-a-job-interview?utm_medium=email&amp;utm_source=newsletter_daily&amp;utm_campaign=mtod&amp;referral=00203&amp;spMailingID=18729862&amp;spUserID=Mzc5MDI3ODgzS0&amp;spJobID=1162073653&amp;spReportId=MTE2MjA3MzY1MwS2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/hbr.org\/2017\/07\/how-to-handle-stress-during-a-job-interview?utm_medium=email&amp;utm_source=newsletter_daily&amp;utm_campaign=mtod&amp;referral=00203&amp;spMailingID=18729862&amp;spUserID=Mzc5MDI3ODgzS0&amp;spJobID=1162073653&amp;spReportId=MTE2MjA3MzY1MwS2 <\/a>. Retrieved on Dec 29, 2017<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Compiled by: Nugroho J. Setiadi, PhD Orcid-ID: http:\/\/orcid.org\/0000-0002-1864-0116 Wawancara kerja sangat menegangkan. Bahkan ketika Anda telah menyelesaikan banyak persiapan dan mempraktikkan jawaban Anda, tekanan tersebut mungkin menyebabkan Anda mengatakan hal yang salah, menanggapi pertanyaan secara tidak lengkap, atau menghilangkan informasi penting. Tentu saja, Anda tidak bisa meminta do-over, tapi Anda bisa mencoba memperbaiki kesalahan Anda. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7,8],"class_list":["post-674","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","tag-bbs","tag-management"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=674"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/674\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":675,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/674\/revisions\/675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}