{"id":4264,"date":"2021-12-20T16:43:10","date_gmt":"2021-12-20T09:43:10","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=4264"},"modified":"2021-12-20T16:43:10","modified_gmt":"2021-12-20T09:43:10","slug":"creating-a-good-model","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2021\/12\/creating-a-good-model\/","title":{"rendered":"Creating a Good Model"},"content":{"rendered":"<p>Tidak ada formula sederhana untuk menciptakan model bisnis yang baik. Sebenarnya ada banyak cara untuk gagal\u2014banyak metode berbeda untuk menciptakan model yang buruk. Metode pemodelan yang buruk ini melintasi keempat disiplin model. Misalnya, seseorang dapat membangun model motivasi yang terlalu kompleks, model organisasi yang terlalu kompleks, model proses yang terlalu kompleks, atau model aturan yang terlalu kompleks. Demikian pula, elemen model dapat diberi nama buruk di salah satu dari empat disiplin model. Menciptakan model yang baik melibatkan menghindari semua jalur kegagalan. Bab ini menjelaskan berbagai jalur kegagalan dan beberapa teknik untuk menghindari jalur tersebut. Pemodelan bisnis dapat memberikan nilai yang signifikan. Seperti yang kami jelaskan di Bab 1, ada delapan jenis tujuan berbeda yang dapat dicapai oleh model bisnis. Seringkali model bisnis akan mencapai beberapa tujuan ini pada saat yang bersamaan. Namun di beberapa organisasi, pemodelan bisnis memiliki reputasi yang buruk. \u201cKami mencobanya sepuluh tahun yang lalu,\u201d kata para pengatur waktu lama. \u201cAda tim model bisnis di lantai lima. Banyak model yang dibuat, tetapi tidak ada hal berguna yang terjadi.\u201d Pengatur waktu lama menggambarkan bagaimana model menjadi semakin rumit dan kompleks sampai tidak ada yang bisa memahaminya.<\/p>\n<p>Reference :David M. Bridgeland, Ron Zahavi &#8211; Business Modeling_ A Practical Guide to Realizing Business Value-The MK OMG Press (2009)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tidak ada formula sederhana untuk menciptakan model bisnis yang baik. Sebenarnya ada banyak cara untuk gagal\u2014banyak metode berbeda untuk menciptakan model yang buruk. Metode pemodelan yang buruk ini melintasi keempat disiplin model. Misalnya, seseorang dapat membangun model motivasi yang terlalu kompleks, model organisasi yang terlalu kompleks, model proses yang terlalu kompleks, atau model aturan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-4264","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4264","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4264"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4264\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4265,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4264\/revisions\/4265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4264"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4264"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4264"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}