{"id":348,"date":"2017-11-28T23:40:18","date_gmt":"2017-11-28T16:40:18","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=348"},"modified":"2018-01-02T19:12:48","modified_gmt":"2018-01-02T12:12:48","slug":"saat-networking-jadilah-dirimu-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2017\/11\/saat-networking-jadilah-dirimu-sendiri\/","title":{"rendered":"Saat  Networking, jadilah dirimu sendiri"},"content":{"rendered":"<p>Compiled by: Nugroho J. Setiadi, PhD<br \/>\nOrcid-ID: http:\/\/orcid.org\/0000-0002-1864-0116 <\/p>\n<p>Sepertinya pendekatan yang tepat untuk berjejaring: Cari tahu apa yang orang yang Anda hubungkan dengan keinginan untuk didengar, dan kemudian bekerja untuk mengesankan mereka. Tapi taktik seperti promosi diri dan kegilaan bisa menjadi bumerang. Penelitian menunjukkan ada dua alasan mengapa: Mencoba mengantisipasi apa yang mengesankan orang lain akan meningkatkan kecemasan Anda dan membuat Anda merasa tidak autentik. Jadi, jangan menyesuaikan perilaku Anda untuk memenuhi preferensi orang lain. Sebagai gantinya, fokuskan pada aspek diri yang ingin Anda soroti. Bicara tentang topik yang Anda minati. Ajukan pertanyaan bahwa Anda benar-benar penasaran untuk mengetahui jawabannya. Jangan khawatir memproyeksikan gambar tertentu. Harus tetap merasa nyaman untuk berjalan menuju kesan yang bagus.<\/p>\n<p>Diadaptasi dari \u201cWhen Networking, Being Yourself Really Does Work,\u201d by Francesca Gino  <\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\nGino, F. (2016). When Networking, Being Yourself Really Does Work. Harvard Business Review.  From: https:\/\/hbr.org\/2016\/09\/when-networking-being-yourself-really-does-work?referral=00203&amp;utm_source=newsletter_management_tip&amp;utm_medium=email&amp;utm_campaign=tip_date&amp;spMailingID=16415106&amp;spUserID=Mzc5MDI3ODgzS0&amp;spJobID=942091405&amp;spReportId=OTQyMDkxNDA1S0.     Retrieved on January 26, 2017.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Compiled by: Nugroho J. Setiadi, PhD Orcid-ID: http:\/\/orcid.org\/0000-0002-1864-0116 Sepertinya pendekatan yang tepat untuk berjejaring: Cari tahu apa yang orang yang Anda hubungkan dengan keinginan untuk didengar, dan kemudian bekerja untuk mengesankan mereka. Tapi taktik seperti promosi diri dan kegilaan bisa menjadi bumerang. Penelitian menunjukkan ada dua alasan mengapa: Mencoba mengantisipasi apa yang mengesankan orang lain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-348","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=348"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":349,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/348\/revisions\/349"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}