{"id":2802,"date":"2021-03-20T18:48:47","date_gmt":"2021-03-20T11:48:47","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=2802"},"modified":"2021-03-20T18:48:47","modified_gmt":"2021-03-20T11:48:47","slug":"implikasi-positif-dan-negatif-pada-gig-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2021\/03\/implikasi-positif-dan-negatif-pada-gig-ekonomi\/","title":{"rendered":"Implikasi Positif dan Negatif pada GIG Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p><em>Gig economy\u00a0<\/em>merupakan sistem pasar tenaga kerja bebas dimana pihak perusahaan mengontrak pekerja independen untuk jangka waktu pendek. Contoh pekerja dalam\u00a0<em>gig economy\u00a0<\/em>adalah pekerja paruh waktu atau\u00a0<em>freelancer<\/em>, pekerja berbasis proyek, kontraktor independen, dsb.<\/p>\n<p>Di Indonesia, <em>gig economy\u00a0<\/em><em>juga<\/em> sudah berkembang pesat. Dilihat dari pesatnya perkembangan\u00a0<em>platform<\/em>\u00a0sejenis Grab dan Gojek. Seperti yang diketahui minat masyarakat terhadap platform platform tersebut sangat tinggi. Selain melalui\u00a0<em>platform<\/em><em>, <\/em>perkembangan\u00a0<em>gig economy\u00a0<\/em>di Indonesia juga dilihat dari berkembangnya\u00a0<em>website-website\u00a0<\/em>pekerja lepas atau\u00a0<em>freelancer\u00a0<\/em>seperti projects.co.id dan Sribulancer.<\/p>\n<p><em>Gig economy\u00a0<\/em>menghasilkan implikasi positif dan negatif.<\/p>\n<ul>\n<li>Implikasi positif, <em>gig economy\u00a0<\/em>menghemat sumber daya dalam jalannya bisnis. Termasuk dalam hal pemanfaatan ruang kantor dan pelatihan. Dari perspektif\u00a0<em>freelancer, gig ecomony\u00a0<\/em>dapat meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja terhadap hal-hal yang mungkin terjadi di dalam pekerja.\u00a0<em>Freelancer\u00a0<\/em>juga mendukung\u00a0<em>gig economy\u00a0<\/em>karena mereka dapat memilih pekerjaan sesuai yang mereka minati, alih-alih dipaksa bekerja dalam posisi tertentu.<\/li>\n<li>implikasi negatif, melahirkan sejumlah tantangan bagi negara. Contohnya adalah perubahan pandangan pekerja dalam memandang pekerjaan. Pekerja lebih cenderung memilih untuk bekerja di sektor pekerjaan\u00a0<em>gig economy\u00a0<\/em>yang lebih fleksibel dibandingkan pekerjaan tradisional yang cenderung mengikat. Dalam sektor pekerjaan\u00a0<em>gig economy<\/em>, pekerja lebih bebas menyesuaikan waktu dan minat yang dimiliki oleh pekerja.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Reference<\/strong>:<\/p>\n<p>http:\/\/www.tranzpal.com\/p\/jasa-penerjemah-profesional-ekspres.html<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gig economy\u00a0merupakan sistem pasar tenaga kerja bebas dimana pihak perusahaan mengontrak pekerja independen untuk jangka waktu pendek. Contoh pekerja dalam\u00a0gig economy\u00a0adalah pekerja paruh waktu atau\u00a0freelancer, pekerja berbasis proyek, kontraktor independen, dsb. Di Indonesia, gig economy\u00a0juga sudah berkembang pesat. Dilihat dari pesatnya perkembangan\u00a0platform\u00a0sejenis Grab dan Gojek. Seperti yang diketahui minat masyarakat terhadap platform platform tersebut sangat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2802","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2802"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2802\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2803,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2802\/revisions\/2803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}