{"id":2231,"date":"2020-03-09T15:18:10","date_gmt":"2020-03-09T08:18:10","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=2231"},"modified":"2020-03-21T15:28:24","modified_gmt":"2020-03-21T08:28:24","slug":"4-ways-to-identify-toxic-employees-before-hiring","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2020\/03\/4-ways-to-identify-toxic-employees-before-hiring\/","title":{"rendered":"4 Ways To Identify Toxic Employees Before Hiring"},"content":{"rendered":"<p>Recruitment merupakan proses mencari dan menarik pelamar yang memiliki kemampuan untuk ditempatkan pada posisi yang dibutuhkan.Untuk mendapatkan kandidat yang sesuai maka recruitment memiliki serangkaian poses. Mulai dari mencatat posisi yang harus ditempati, merencakan proses recruitment, mempublikasikan lowongan kerja, menyeleksi CV pelamar, melakukan interview, melakukan negosiasi, hingga pelamar resmi bekerja. Biasanya tahap awal untuk mengenal kandida lebih jauh yaitu dengan wawancara. Saat wawancara HR akan menanyakan beberapa hal mengenai kandidat pegawai, mulai dari latar belakang pendidikan hingga hobi. Selain <em>hardskill<\/em> don <em>softskill<\/em>, HR juga akan menilai <em>attitude<\/em> kandidat. Penilaian ini berguna untuk menghindari kesalahan dalam merekrut pegawai yang tidak sesuai. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari kesalahan dalam meng<em>hire<\/em> karyawan. Yaitu dengan mengobservasi kebiasaan kandidat, menilai kandidat berdaskan value, terakhir tidak terburu-buru dalam memilih untuk memperkerjakan kandidat. Apabila HR melakukan serangkaian wawancara seperti diatas, maka bisa dipastikan perusahaan akan mendapat pegawai yang sesuai dan kompeten.<\/p>\n<p>Reference : <a href=\"https:\/\/www.fastcompany.com\/90466598\/4-ways-to-identify-toxic-employees-before-hiring-them\">https:\/\/www.fastcompany.com\/90466598\/4-ways-to-identify-toxic-employees-before-hiring-them<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Recruitment merupakan proses mencari dan menarik pelamar yang memiliki kemampuan untuk ditempatkan pada posisi yang dibutuhkan.Untuk mendapatkan kandidat yang sesuai maka recruitment memiliki serangkaian poses. Mulai dari mencatat posisi yang harus ditempati, merencakan proses recruitment, mempublikasikan lowongan kerja, menyeleksi CV pelamar, melakukan interview, melakukan negosiasi, hingga pelamar resmi bekerja. Biasanya tahap awal untuk mengenal kandida [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2231","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2231"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2232,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2231\/revisions\/2232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}