{"id":1936,"date":"2020-01-15T08:54:43","date_gmt":"2020-01-15T01:54:43","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=1936"},"modified":"2020-01-15T13:17:28","modified_gmt":"2020-01-15T06:17:28","slug":"analisis-permasalahan-kredit-macet-dalam-bidang-perbankan-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2020\/01\/analisis-permasalahan-kredit-macet-dalam-bidang-perbankan-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Analisis\u00a0Permasalahan Kredit Macet dalam Bidang Perbankan di Indonesia\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span data-contrast=\"auto\">Pada saat ini<\/span><span data-contrast=\"auto\">, kebutuhan finansial di kalangan masyarakat, khususnya di negara\u00a0 berkembang semakin meningkat<\/span><span data-contrast=\"auto\">, mengingat semakin\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">meningkatnya mobilitas dan aktiv<\/span><span data-contrast=\"auto\">itas masyarakat<\/span><span data-contrast=\"auto\">. Segala aspek dalam kehidupan masyarakat tidak terlepas dari transaksi perbankan. Contohnya,\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">semakin maraknya kebutuhan konsumen untuk membuka rekening baru, transaksi tunai ata<\/span><span data-contrast=\"auto\">u non-tunai<\/span><span data-contrast=\"auto\">,<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0dan<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0terutama<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0pengajuan peminjaman kredit<\/span><span data-contrast=\"auto\">.<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0Alhasil,\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">pihak\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">bank\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">harus<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0berupaya untuk memenuhi\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">segala\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">kebutuhan\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">nasabahnya demi kelangsungan bank tersebut.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dari berbagai kebutuhan konsumen tersebut, salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan minat masyarakat untuk mengajukan peminjaman kredit di bank.<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0Beberapa dari mereka sebetulnya mengambil kredit atau pinjaman untuk keperluan investasi dan sebagian yang lain memang menggunakan kredit atau pinjaman untuk keperluan konsumsi. Menurut penelitian,\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">ada beberapa<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0hal yang dapat mendorong calon nasabah untuk mengajukan kredit atau pinjaman yaitu<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0terjadinya<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0gap antara pendapa<\/span><span data-contrast=\"auto\">tan dan pengeluaran, penghasilan yang tidak rutin,<\/span><br \/>\n<span data-contrast=\"none\">kebutuhan akan\u00a0<\/span><span data-contrast=\"none\">tambahan\u00a0<\/span><span data-contrast=\"none\">dana<\/span><span data-contrast=\"none\">\u00a0untuk modal usaha<\/span><span data-contrast=\"none\">, kebutuhan akan cadangan keuangan<\/span><span data-contrast=\"none\">, dan peminjaman untuk melakukan investasi jangka panjang.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Berkenaa<\/span><span data-contrast=\"auto\">n dengan\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">meningkatnya permintaan kredit tersebut,<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0muncul<\/span><span data-contrast=\"auto\">lah masalah baru yang membuat bank kewalahan dalam menangani masalah\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">kredit yang meningkat. Meningkatnya pengajuan kredit oleh masyarakat memiliki resiko yaitu kredit macet.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Kredit macet adalah suatu keadaan dimana debitur baik perorangan atau perusahaan tidak mampu membayar kredit bank tepat pada waktunya.<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"none\">Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat adanya peningkatan rasio\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"none\">non-performing loan<\/span><\/i><span data-contrast=\"none\">\u00a0(NPL)\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"none\">gross<\/span><\/i><span data-contrast=\"none\">\u00a0pada Februari 2019 mencapai 2,59 persen, atau naik dari 2,56 persen pada bulan sebelumnya. Rasio NPL bersih juga meningkat dari 1,13 persen menjadi 1,17 persen pada periode yang sama.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"none\">Salah satu penyebab dari peningkatan kredit macet ini adalah kurangnya pengetahuan masyarakat atau nasabah tentang sistematika kredit itu sendiri.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"none\">Masyarakat memenuhi kebutuhannya dengan pembayaran melalui kartu kredit tanpa memahami secara keseluruhan aturan dan konsekuensi dari penggunaan kartu kredit tersebut.<\/span><span data-contrast=\"none\">\u00a0P<\/span><span data-contrast=\"none\">enyebab<\/span><span data-contrast=\"none\">\u00a0lain<\/span><span data-contrast=\"none\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"none\">dari permasalahan kredit macet ini yaitu<\/span><span data-contrast=\"none\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"none\">ketidakseimbangan antara<\/span><span data-contrast=\"none\">\u00a0jumlah\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">customer service\u00a0<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">dengan jumlah nasabah yang terus menin<\/span><span data-contrast=\"auto\">gkat\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">sehingga ada nasabah yang kurang<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0dibekali pengetahuan yang cukup<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0mengenai produk kartu kredit yang dimilikinya<\/span><span data-contrast=\"auto\">. Lalu, muncul pula berbagai keluhan masyarakat berkaitan dengan masalah kredit ini, yaitu seperti tagihan-tagihan yang tiba-tiba melonjak, suku bunga yang sangat tinggi, penagihan oleh\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">debt collector<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0yang dianggap kurang manusiawi, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Selain itu, dari sisi bank,\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">pihak\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">bank\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">yang dianggap\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">terlalu mengejar target penyaluran kredit\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">menyebabkan pihak<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0bank m<\/span><span data-contrast=\"auto\">engabaikan aspek analisis<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0kredit, seperti pengelolaan informasi yang kurang baik, kurang efektifnya kebijakan dalam pemberian kredit<\/span><span data-contrast=\"auto\">, dan SOP analisis<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0kredit yang buruk.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Hal tersebut mengakibatkan kredit macet masih menjadi ancaman besar bagi bank<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0yang belum dapat terselesaikan<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0hingga saat ini.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Menurut kelompok kami,\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">keluhan-keluhan nasabah<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0tersebut dapat ditangani dengan beberapa solusi, seperti\u00a0 adanya video interaktif yang dibuat oleh pihak bank untuk memudahkan pemahaman masyarakat atas prosedur kartu kredit. Dengan video interaktif tersebut, tentunya dapat mengurangi tugas\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">customer service\u00a0<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">dalam memberi pemahaman kepada nasabah, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Peningkatan layanan\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">chatbot\u00a0<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">juga perlu dilakukan agar memudahkan nasabah untuk mengakses informasi perbankan<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0terutama tentang masalah kredit<\/span><span data-contrast=\"auto\">. Selanjutnya, pihak bank perlu melakukan\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">training<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0terhadap karyawan-karyawannya terutama pada\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">customer service<\/span><\/i><i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">dan<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0analis kredit<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0agar dapat memaksimalkan\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">fungsinya dalam memberi informasi mengenai kredit dan mengantisipasi terjadinya kredit macet. Selain itu<\/span><span data-contrast=\"auto\">, pihak\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">debt<\/span><\/i><i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><\/i><i><span data-contrast=\"auto\">collector<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">juga harus diberi pelatihan tambahan agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan untuk kedepannya pihak bank harus lebih selektif dalam menyeleksi karyawan baru yang berhubungan langsung dengan nasabah seperti\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">customer service<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0dan<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0analisis kredit.<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Di samping itu, perlu adanya penekanan terhadap prinsip 5C yang dijalankan oleh bank. Prinsip 5C\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">sendiri<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0merupakan singkatan dari Character, Capacity, Capital, Condition, Collateral.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Prinsip \u2013 prinsip tersebut merupakan wujud keselektifan bank dalam menentukan calon nasabah yang akan menerima kredit bank.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Pada dasarnya, adan<\/span><span data-contrast=\"auto\">ya prinsip 5C ini diadakan<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0dengan harapan sebagai bahan referensi terutama bagi para analis kredit perbankan. Karena bank tentu tidak mau asal memberikan kredit mereka kepada nasabah.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Oleh karena itu, pihak bank harus tetap berpegangan dalam prinsip ini meskipun jumlah nasabahnya terus meningkat.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:150,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Tentunya, permasalahan kredit\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">macet ini merupakan masalah yang cukup serius bagi pihak\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">bank-bank di Indonesia saat ini. Hal tersebut<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0mengingat jumlah nasaba<\/span><span data-contrast=\"auto\">h yang semakin meningkat sebanding<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">dengan kebutuhan nasabah yang tida<\/span><span data-contrast=\"auto\">k terbatas<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0akan<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">tetapi tingkat pengetah<\/span><span data-contrast=\"auto\">uan akan hal tersebut masih sangat<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0rendah<\/span><span data-contrast=\"auto\">. Dengan demikian, keberadaan<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0solusi-solusi diatas diharapkan mam<\/span><span data-contrast=\"auto\">pu mengatasi permasala<\/span><span data-contrast=\"auto\">han kredit macet yang dialami\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">baik\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">oleh p<\/span><span data-contrast=\"auto\">ihak bank pada khususnya maupun oleh nasabah pada umumnya.<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u00a0Dan juga, dengan diterapkannya solusi tersebut di\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">se<\/span><span data-contrast=\"auto\">tiap ban<\/span><span data-contrast=\"auto\">k di Indonesia, diharapkan dapat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:720,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Elsa Maryanti (2301937444); StefaniAnggraeni S (2301937835); Steven Johan (2301937854)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada saat ini, kebutuhan finansial di kalangan masyarakat, khususnya di negara\u00a0 berkembang semakin meningkat, mengingat semakin\u00a0meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat. Segala aspek dalam kehidupan masyarakat tidak terlepas dari transaksi perbankan. Contohnya,\u00a0semakin maraknya kebutuhan konsumen untuk membuka rekening baru, transaksi tunai atau non-tunai,\u00a0dan\u00a0terutama\u00a0pengajuan peminjaman kredit.\u00a0Alhasil,\u00a0pihak\u00a0bank\u00a0harus\u00a0berupaya untuk memenuhi\u00a0segala\u00a0kebutuhan\u00a0nasabahnya demi kelangsungan bank tersebut.\u00a0 Dari berbagai kebutuhan konsumen tersebut, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,50],"tags":[53,52,51],"class_list":["post-1936","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","category-economy","tag-5c","tag-bank","tag-kredit"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1936"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1936\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1937,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1936\/revisions\/1937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}