{"id":1565,"date":"2019-12-12T10:43:49","date_gmt":"2019-12-12T03:43:49","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=1565"},"modified":"2019-12-27T10:56:24","modified_gmt":"2019-12-27T03:56:24","slug":"goal-programming-part-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2019\/12\/goal-programming-part-1\/","title":{"rendered":"Goal Programming (Part 1)"},"content":{"rendered":"<p><strong>Oleh: Sambudi Hamali*, Choi Hyun Jong, Nadya Medina, Nisrina Fakhriyah<\/strong><\/p>\n<p><strong>*)Faculty Member Management Binus Business School Undergraduate Program<\/strong><\/p>\n<p><strong>1. Pengertian <em>Goal Programming<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Render, Stair Jr dan Hanna (2012:468) <em>Goal Programming <\/em>merupakan suatu metode yang dikembangkan dari metode sebelumnya yaitu Linear Programming. <em>Goal Programming <\/em>ini digunakan dalam\u00a0 menangani beberapa masalah dalam pengambilan\u00a0 suatu keputusan, yang\u00a0 melibatkan lebih dari satu tujuan (multi-objective) yang ingin dicapai oleh perusahaan. <em>Goal Programming <\/em>ini terlebih dahulu menentukan hierarki prioritas, dimulai dari fungsi tujuan dengan prioritas yang tinggi hingga rendah dan mencoba untuk meminimalisasi penyimpangan dan hal-hal yang dapat dimaksimalkan dengan batasan-batasan tertentu dengan meminimalkan jumlah variabel deviasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Cooper dalam Paath dan Dundu (2015:355) <em>Goal Programming <\/em>adalah teknik pengambilan keputusan yang merupakan variasi khusus dari Linear Programming yang dapat menyelesaikan multi-objectives, dengan\u00a0 meminimumkan deviasi terhadap tujuan yang telah ditetapkan oleh pengambil keputusan, dengan usaha yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut sesuai dengan batasan-batasan yang ada meliputi batasan sumber daya yang tersedia, teknologi, kendala tujuan dan lain sebagainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan demikian metode <em>Goal Programming <\/em>ini dapat diterapkan disuatu perusahaan yang memiliki lebih dari satu tujuan yang ingin dicapai sebagai dasar untuk pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan batasan-batasan tertentu yang dimiliki oleh suatu perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>2. Tujuan <em>Goal Programming<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tujuan dari metode <em>Goal Programming <\/em>menurut Devani (2013) untuk meminimalisasi deviasi terhadap tujuan yang telah ditetapkan oleh pengambil keputusan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan tersebut, sehingga dengan terminimalisasinya deviasi tersebut, suatu tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai semaksimal mungkin dengan disesuaikannya batasan-batasan yang ada. Batasan-batasan tersebut meliputi batasan sumber daya, teknologi, kendala terhadap suatu tujuan dan sebagainya. Hal yang membedakan <em>Linear Programming<\/em> dengan <em>Goal Programming <\/em>yaitu adanya variabel deviasional. Variabel deviasional berfungsi untuk menampung penyimpangan-penyimpangan atau deviasi yang akan terjadi pada nilai ruas kiri suatu persamaan kendala terhadap nilai ruas kanannya. Variabel deviasional terbagi menjadi dua, diantaranya:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify\">(d<sub>i<\/sub><sup>&#8211;<\/sup>), Variabel deviasional yang berfungsi untuk menampung deviasi yang berada di bawah sasaran yang dikehendaki oleh pengambil keputusan atau disebut juga penyimpangan negatif.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">(d<sub>i<\/sub><sup>+<\/sup>), Variabel deviasional yang berfungsi untuk menampung deviasi yang berada di atas sasaran yang dikehendaki oleh pengambil keputusan atau disebut juga penyimpangan positif.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Sambudi Hamali*, Choi Hyun Jong, Nadya Medina, Nisrina Fakhriyah *)Faculty Member Management Binus Business School Undergraduate Program 1. Pengertian Goal Programming Menurut Render, Stair Jr dan Hanna (2012:468) Goal Programming merupakan suatu metode yang dikembangkan dari metode sebelumnya yaitu Linear Programming. Goal Programming ini digunakan dalam\u00a0 menangani beberapa masalah dalam pengambilan\u00a0 suatu keputusan, yang\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-1565","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1565","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1565"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1565\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1572,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1565\/revisions\/1572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1565"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1565"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1565"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}