{"id":1261,"date":"2019-07-13T00:30:50","date_gmt":"2019-07-12T17:30:50","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=1261"},"modified":"2019-07-13T00:35:15","modified_gmt":"2019-07-12T17:35:15","slug":"cara-mempengaruhi-lawan-bicara-tanpa-berbicara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2019\/07\/cara-mempengaruhi-lawan-bicara-tanpa-berbicara\/","title":{"rendered":"CARA MEMPENGARUHI LAWAN BICARA TANPA BERBICARA"},"content":{"rendered":"<p>by:Amat Pujianto 2101687640; Hensa Naomi\u00a0 2101701916<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perbedaan pendapat dan pemikiran setiap orang sangat wajar ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Gak jarang kamu akan menghadapi secara langsung lawan bicara yang cukup menguras energimu karena gak peduli sepanjang apapun kamu bicara, informasi yang kamu sampaikan gak diserap olehnya. Tapi, tahukah kamu ada 9 cara efektif mampu mempengaruhi lawan bicaramu tanpa menggunakan kata \u2013 kata. Yuk simak pembahasan berikut!<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Tingkatkan kepercayaan diri<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Anda bisa mempengaruhi orang lain dengan meningkatkan kepercayaan diri anda dengan\u00a0 memberikan mereka dukungan serta menghindari kata \u2013 kata yang meragukan. Maka, orang lain akan percaya kepada anda dengan solusi dan jawaban yang anda berikan kepada mereka sehingga mereka akan menemukan jawaban yang mereka inginkan. Dengan begitu, anda dapat mempengaruhi orang lain dan orang lain akan mengikuti anda.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Ingin mendorong seseorang untuk memiliki pemikiran yang sama? Coba berperanlah seperti cermin baginya<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika kamu melihat orang lain secara gak sadar meniru bahasa tubuhmu, kamu bisa dipastikan bahwa mereka suka atau setuju denganmu. Dengan anda memiliki pemikiran yang sama dengan mereka maka kamu akan mengerti apa yang mereka inginkan. Sehingga, anda tidak memberikan jawaban mengecewakan baginya.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Pastikan Anda tampak jujur tanpa kebohongan <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Jika anda memberikan jawaban dengan kebohongan maka akan menjadi masalah besar dan jika anda memberikan informasi yang salah maka orang lain tidak akan mempercayai anda lagi. Karena, syarat mempengaruhi orang lain memperoleh kepercayaan orang lain kepada diri kita.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>Miringkan kepalamu ke arah depan atau belakang untuk mengubah sikap lawan bicaramu<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Penelitian membuktikan bahwa semakin kamu menundukkan kepalamu, kamu akan dinilai semakin merendah. Sedangkan semakin kamu mendongakkan kepalamu, kamu akan dinilai semakin dominan.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong>Ingin terlihat lebih penting? Bentangkan gerak tubuhmu lebih luas<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Orang yang powerful membutuhkan ruang yang lebih besar. Mereka akan &#8220;merentangkan&#8221; lengan dan kaki mereka, membuat gestur yang luas dan cenderung memenuhi ruang yang ada. Fakta ilmiahnya, orang yang tinggi secara statistik cenderung lebih lancar dalam profesi mereka daripada orang yang pendek.<\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0 6.\u00a0 Kalau kamu ingin seseorang jatuh cinta padamu, tatap matanya<\/strong><\/p>\n<p>kontak mata sederhana mampu membuat seseorang jatuh cinta padamu. Dalam penelitian ini, beberapa pasang orang asing diminta untuk dengan serius menatap mata satu sama lain dalam-dalam selama dua menit. Mayoritas mereka menyatakan akhirnya timbul perasaan tertarik pada satu sama lain.<\/p>\n<p><strong>\u00a0 7.\u00a0 Bagaimana caramu menilai apakah seseorang berbohong? Lihat tubuhnya<\/strong><\/p>\n<p>Perhatikan kontradiksi pada tubuhnya. Terlepas dari mata dan wajahnya, lihat apakah bagian badannya menghadap secara aneh. Jika wajah seseorang terlihat kalem tapi tangan ataupun jarinya gelisah, waspadalah. Perhatikan juga kakinya. Jika kakinya menghadap atau menyilang secara aneh, besar kemungkinan ia berbohong.<\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0 8.\u00a0 Ketika kamu kalah dalam sebuah permainan, bersikaplah seperti seorang pemenang<\/strong><\/p>\n<p>Ada bahasa tubuh yang berhubungan dengan kekalahan yang bisa dibaca secara mudah oleh orang lain. Dalam dunia olahraga, sikap tersebut bisa menurunkan &#8220;harga jual&#8221; atlit yang bersangkutan. Ingin berkarir lebih baik? Busungkan dada dan berjalan selayaknya pemenang. Mengakui kekalahan dalam sebuah perlombaan menandakan jika anda memiliki hati yang besar dan bersikap seperti pemimpin yang dewasa<\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0 9.\u00a0 Kamu bisa mendominasi percakapan dengan memajukan badanmu mendekati lawan bicaramu<\/strong><\/p>\n<p>Kamu bisa memimpin obrolan dengan mencondongkan badanmu ke depan ketika kamu ingin lawan bicaramu berhenti mengoceh. Atau gunakan gestur tangan untuk mengisi ruang di antara kalian. Gestur tersebut sama dengan berdiri di dalam kelas saat sekolah ketika kamu ingin dipilih ketika menjawab sesuatu.<\/p>\n<p><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Sumber: Wicaksono, B. D. (2018). 22 Cara Ini Terbukti Secara Sains Bisa Pengaruhi Orang Tanpa Berbicara. Diunduh dari: <a href=\"https:\/\/www.google.com\/amp\/s\/www.idntimes.com\/science\/experiment\/amp\/bayu\/24-cara-yang-terbukti-secara-sains-bisa-mempengaruhi-orang-lain-tanpa-berkata-kata\">https:\/\/www.google.com\/amp\/s\/www.idntimes.com\/science\/experiment\/amp\/bayu\/24-cara-yang-terbukti-secara-sains-bisa-mempengaruhi-orang-lain-tanpa-berkata-kata<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>by:Amat Pujianto 2101687640; Hensa Naomi\u00a0 2101701916 &nbsp; Perbedaan pendapat dan pemikiran setiap orang sangat wajar ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Gak jarang kamu akan menghadapi secara langsung lawan bicara yang cukup menguras energimu karena gak peduli sepanjang apapun kamu bicara, informasi yang kamu sampaikan gak diserap olehnya. Tapi, tahukah kamu ada 9 cara efektif mampu mempengaruhi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7,44,42,8,41],"class_list":["post-1261","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","tag-bbs","tag-human-capital","tag-leadership","tag-management","tag-manajemen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1261"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1264,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1261\/revisions\/1264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}