{"id":1129,"date":"2018-12-27T09:49:20","date_gmt":"2018-12-27T02:49:20","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=1129"},"modified":"2018-12-27T09:49:20","modified_gmt":"2018-12-27T02:49:20","slug":"pemetaan-scor-model-level-2-pada-pt-xyz","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2018\/12\/pemetaan-scor-model-level-2-pada-pt-xyz\/","title":{"rendered":"PEMETAAN SCOR MODEL LEVEL 2 PADA PT XYZ"},"content":{"rendered":"<p>PT XYZ adalah perusahaan yang berdiri sejak tahun 2011 dan berfokus dalam penjualan produk seperti mesin seal minuman, sendok garpu plastik, tusuk sate bambu, stick ice cream, coffee stirrer, tusuk gigi, dan sumpit kemasan yang terbuat dari bambu yang banyak digunakan dalam industri makanan.<\/p>\n<p>Level 2 membantu mengidentifikasi akar penyebab dari gap kinerja yang diketahui dari level 1. Pemetaan level 2 memiliki tiga jenis proses yaitu Planning, Execution, dan Enable:<\/p>\n<p>A. Plan, perusahaan melakukan perencanaan berkaitan dengan:<\/p>\n<p>1. Supply Chain (Plan \u2013 sP1)<\/p>\n<p>Perencanaan mengenai tenaga kerja, pengadaan bahan baku, produksi, penyimpanan produk di gudang, pengiriman produk ke konsumen, serta pengelolaan retur produk dari konsumen.<\/p>\n<p>2. Bahan Baku (Source \u2013 sP2)<\/p>\n<p>Perencanaan berkaitan dengan kebutuhan bahan baku dan penyimpanannya.<\/p>\n<p>3. Produksi (Make \u2013 sP3)<\/p>\n<p>Perencanaan jumlah tenaga kerja, perlengkapan dan peralatan yang diperlukan, jadwal produksi, dan pemeriksaan kualitas produk.<\/p>\n<p>4. Pengiriman Produk ke Konsumen (Deliver \u2013 sP4)<\/p>\n<p>Perencanaan mengenai pengiriman ke konsumen, unit mobil yang digunakan, sopir yang bertugas, dan rute untuk pengirimannya.<\/p>\n<p>5. Pengembalian (Return \u2013 sP5)<\/p>\n<p>Perencanaan tentang pengembalian bahan baku ke supplier dan produk dari konsumen ke perusahaan<\/p>\n<p>Execution atau pelaksanaan, berkaitan dengan tindakan atau aktivitas yaitu:<\/p>\n<p>1. Bahan Baku (Source Stocked Products \u2013 sS1)<\/p>\n<p>Perusahaan melakukan pemesanan bahan baku ke supplier, lalu diperiksa kualitasnya sebelum disimpan di gudang. Perusahaan juga melakukan pembayaran atas pembelian bahan baku tersebut.<\/p>\n<p>2. Produksi (Make to Stock \u2013 sM1)<\/p>\n<p>Perhitungan kapasitas produksi aktual, pengambilan bahan baku di gudang untuk diproduksi, pemeriksaan kualitas produk, pengemasan produk dalam karton, dan pemindahan produk ke gudang adalah aktivitas yang dilakukan perusahaan pada sM1.<\/p>\n<p>3. Pengiriman (Deliver Stocked Products \u2013 sD1)<\/p>\n<p>Pengiriman produk ke konsumen disesuaikan dengan invoice dari bagian finance.<\/p>\n<p>4. Returns, perusahaan melakukan pemeriksaan kualitas bahan baku dari supplier (Return Source \u2013 sSR1) dan produk cacat dari konsumen (Return Deliver \u2013 sDR1). Aktivitas dalam sSR1 yaitu pemeriksaan bahan baku dari supplier lalu disimpan dalam gudang. Sedangkan untuk sDR1 yaitu penerimaan dan pemeriksaan produk cacat dari konsumen dan membuat laporan pengembalian produk.<\/p>\n<p>C. Enable, proses ini ditunjang oleh adanya sistem untuk mengatur informasi yang mengalir di perusahaan, meliputi pengelolaan aturan bisnis, kinerja, data, informasi, sumber daya, dan aset dalam supply chain<\/p>\n<p>Berikut adalah gambar pemetaan dari SCOR Model Level 2 PT XYZ:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/12\/ARTIKEL-3-640x532.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"532\" class=\"alignnone size-medium wp-image-1130\" srcset=\"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/12\/ARTIKEL-3-640x532.jpg 640w, https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/12\/ARTIKEL-3.jpg 845w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><br \/>\nSumber: diolah peneliti dari data perusahaan (2018)<\/p>\n<p>Gambar Pemetaan SCOR Model Level 2 di PT XYZ<\/p>\n<p>Author :<br \/>\nNatasya Emanuella Chandra &#8211; 1701309835<\/p>\n<p>Haryadi Sarjono &#8211; D1574<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT XYZ adalah perusahaan yang berdiri sejak tahun 2011 dan berfokus dalam penjualan produk seperti mesin seal minuman, sendok garpu plastik, tusuk sate bambu, stick ice cream, coffee stirrer, tusuk gigi, dan sumpit kemasan yang terbuat dari bambu yang banyak digunakan dalam industri makanan. Level 2 membantu mengidentifikasi akar penyebab dari gap kinerja yang diketahui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1129","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1129","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1129"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1129\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1131,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1129\/revisions\/1131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1129"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1129"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1129"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}