{"id":1107,"date":"2018-08-20T17:36:38","date_gmt":"2018-08-20T10:36:38","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/?p=1107"},"modified":"2018-12-20T17:38:38","modified_gmt":"2018-12-20T10:38:38","slug":"saat-mencoba-mendapatkan-kesepakatan-untuk-mendukung-sebuah-keputusan-buy-in-beri-pemirsa-anda-panggilan-yang-jelas-untuk-bertindak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/2018\/08\/saat-mencoba-mendapatkan-kesepakatan-untuk-mendukung-sebuah-keputusan-buy-in-beri-pemirsa-anda-panggilan-yang-jelas-untuk-bertindak\/","title":{"rendered":"Saat Mencoba Mendapatkan kesepakatan untuk mendukung sebuah keputusan (Buy-In), Beri Pemirsa Anda Panggilan yang Jelas untuk Bertindak"},"content":{"rendered":"<p>Compiled by: Nugroho J. Setiadi, PhD<\/p>\n<p>Orcid-ID: <a href=\"http:\/\/orcid.org\/0000-0002-1864-0116\">http:\/\/orcid.org\/0000-0002-1864-0116<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kita semua tahu dasar-dasar keterampilan presentasi yang baik: Jangan membaca dari naskah, jangan terlalu membebani audiens Anda dengan terlalu banyak slide, dan seterusnya. Tapi untuk presentasi berprinsip tinggi, di mana Anda mencoba mendapatkan kesepakatan untuk mendukung suatu keputusan dari pembuat keputusan, dasar-dasarnya tidak cukup. Anda juga perlu mengartikulasikan ajakan bertindak yang jelas. Apa yang Anda ingin audiens Anda lakukan? Langkah selanjutnya mungkin tampak jelas &#8211; Anda ingin orang berinvestasi di perusahaan Anda atau menyetujui anggaran untuk peluncuran skala penuh &#8211; tapi jarang yang jelas bagi audiens yang mendengar nada Anda untuk pertama kalinya. Jadi gunakan beberapa saat terakhir presentasi Anda untuk mengklarifikasi tindakan apa yang dapat mereka lakukan untuk menunjukkan dukungan mereka. Juga sebutkan kerangka waktu Anda &#8211; tenggat waktu dapat membantu mendorong mereka untuk bertindak.<\/p>\n<p>Diadaptasi dari \u201cA Checklist For More Persuasive Presentations,\u201d by Dorie Clark<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Clark, D. (2016). A Checklist For More Persuasive Presentations. <em>Harvard Business Review.<\/em>\u00a0 From: <a href=\"https:\/\/hbr.org\/2016\/10\/a-checklist-for-more-persuasive-presentations?referral=00203&amp;utm_source=newsletter_management_tip&amp;utm_medium=email&amp;utm_campaign=tip_date&amp;spMailingID=16473819&amp;spUserID=Mzc5MDI3ODgzS0&amp;spJobID=960169360&amp;spReportId=OTYwMTY5MzYwS0\">https:\/\/hbr.org\/2016\/10\/a-checklist-for-more-persuasive-presentations?referral=00203&amp;utm_source=newsletter_management_tip&amp;utm_medium=email&amp;utm_campaign=tip_date&amp;spMailingID=16473819&amp;spUserID=Mzc5MDI3ODgzS0&amp;spJobID=960169360&amp;spReportId=OTYwMTY5MzYwS0<\/a>. \u00a0Retrieved on February 03, 2017.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Compiled by: Nugroho J. Setiadi, PhD Orcid-ID: http:\/\/orcid.org\/0000-0002-1864-0116 &nbsp; Kita semua tahu dasar-dasar keterampilan presentasi yang baik: Jangan membaca dari naskah, jangan terlalu membebani audiens Anda dengan terlalu banyak slide, dan seterusnya. Tapi untuk presentasi berprinsip tinggi, di mana Anda mencoba mendapatkan kesepakatan untuk mendukung suatu keputusan dari pembuat keputusan, dasar-dasarnya tidak cukup. Anda juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7,44,42,8,41],"class_list":["post-1107","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","tag-bbs","tag-human-capital","tag-leadership","tag-management","tag-manajemen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1107","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1107"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1107\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1108,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1107\/revisions\/1108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1107"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1107"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1107"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}