{"id":3787,"date":"2026-05-25T11:09:12","date_gmt":"2026-05-25T04:09:12","guid":{"rendered":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/?p=3787"},"modified":"2026-05-25T11:09:12","modified_gmt":"2026-05-25T04:09:12","slug":"holywings-group-dan-strategi-ekspansi-di-asean","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/2026\/05\/holywings-group-dan-strategi-ekspansi-di-asean\/","title":{"rendered":"Holywings Group dan Strategi Ekspansi di ASEAN"},"content":{"rendered":"<p>Perkembangan industri hiburan dan <em>food &amp; beverage (F&amp;B)<\/em> di kawasan ASEAN menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan sektor pariwisata, meningkatnya gaya hidup urban, serta perubahan pola konsumsi masyarakat menjadikan industri <em>hospitality<\/em> dan <em>entertainment<\/em> semakin kompetitif. Dalam kondisi tersebut, perusahaan lokal Indonesia mulai melihat peluang untuk memperluas bisnis ke pasar regional, salah satunya adalah Holywings Group.<\/p>\n<p>Holywings Group dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang restoran, bar, live music, dan hiburan malam dengan konsep modern yang menyasar pasar urban. Perusahaan ini berkembang melalui berbagai outlet di kota besar Indonesia dan membangun identitas sebagai <em>brand lifestyle<\/em> yang menggabungkan kuliner dan <em>entertainment.<\/em><\/p>\n<p>Menurut Bisnis.com (2026), Holywings Group tidak hanya fokus pada industri hiburan, tetapi juga mulai melakukan diversifikasi usaha ke sektor properti dan <em>hospitality<\/em> premium. Ekspansi tersebut menunjukkan perubahan strategi perusahaan dari sekadar operator hiburan menjadi pengembang ekosistem gaya hidup yang lebih luas.<\/p>\n<p>\u201c<em>Holywings Collection menjadi bagian ekspansi perusahaan ke sektor properti premium.<\/em>\u201d (Sumber: Bisnis.com, 2026)<\/p>\n<p>Ekspansi ke sektor properti menunjukkan bahwa Holywings tidak hanya berupaya memperluas pasar hiburan, tetapi juga memperkuat positioning sebagai <em>brand lifestyle<\/em>. Langkah ini dapat menjadi pondasi untuk memasuki pasar internasional, terutama di kawasan ASEAN yang memiliki pertumbuhan industri <em>hospitality<\/em> cukup tinggi.<\/p>\n<p>Salah satu langkah internasional yang dilakukan Holywings adalah rencana ekspansi ke Bangkok, Thailand. Berdasarkan informasi dari situs resmi Holywings, perusahaan menjalin kolaborasi dengan Muin Bangkok untuk menghadirkan konsep hiburan khas Holywings di pasar Thailand. Strategi kolaborasi ini penting karena dapat membantu perusahaan memahami karakter pasar lokal sekaligus mempercepat adaptasi bisnis.<\/p>\n<p>\u201c<em>Holywings siap melebarkan sayapnya ke Bangkok, Thailand<\/em>.\u201d (Sumber: Holywings.com, 2025)<\/p>\n<p>Bangkok dipilih karena merupakan salah satu destinasi wisata terbesar di Asia Tenggara dengan industri nightlife yang berkembang pesat. Kehadiran Holywings di Thailand dapat membuka peluang untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus meningkatkan eksposur brand di pasar internasional.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain Thailand, ekspansi ASEAN juga dapat didukung oleh rencana perusahaan untuk melakukan penawaran saham perdana atau IPO. Berdasarkan laporan JMT Web, rencana IPO bertujuan untuk memperoleh tambahan modal guna memperluas ekspansi bisnis ke pasar Asia. Strategi ini menunjukkan bahwa Holywings memiliki orientasi pertumbuhan jangka panjang dan ambisi regional.<\/p>\n<p>\u201c<em>Rencana IPO digunakan sebagai strategi pendanaan ekspansi ke Asia.<\/em>\u201d (Sumber: JMT Web)<\/p>\n<p>Kompas.com juga melaporkan bahwa Holywings memiliki ambisi membangun <em>beach club <\/em>berskala besar di Asia. Langkah ini memperlihatkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada restoran dan hiburan malam, tetapi juga ingin memperluas portofolio bisnis <em>hospitality.<\/em><\/p>\n<p>\u201c<em>Holywings berencana membangun beach club terbesar di Asia.<\/em>\u201d (Sumber: Kompas.com, 2021)<\/p>\n<p>Namun, ekspansi bisnis ke ASEAN tidak lepas dari tantangan. Regulasi terkait izin usaha hiburan, penjualan alkohol, serta kebijakan operasional berbeda di setiap negara. Selain itu, faktor budaya juga menjadi tantangan utama karena negara-negara ASEAN memiliki karakteristik sosial dan preferensi hiburan yang berbeda.<\/p>\n<p>Dengan potensi pasar ASEAN yang besar, Holywings Group memiliki peluang untuk berkembang sebagai brand <em>hospitality <\/em>regional. Keberhasilan ekspansi akan bergantung pada kemampuan perusahaan dalam memahami karakteristik pasar, membangun kolaborasi strategis, dan menciptakan konsep hiburan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di negara tujuan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong><\/p>\n<p>Bisnis.com. (2026). <em>Jejak Bisnis Holywings Group, dari Lifestyle Entertainment hingga Ekspansi ke Properti<\/em>.<\/p>\n<p>Holywings. (2025). <em>Holywings Go Internasional! Selain Kuala Lumpur, Holywings Segera Buka di Bangkok Bareng Muin Bangkok<\/em>.<\/p>\n<p>JMT Web. (n.d.). <em>Holywings Group Rencana IPO untuk Ekspansi ke Asia<\/em>.<\/p>\n<p>Kompas.com. (2021). <em>Rencana Holywings Bangun Beach Club Terbesar di Asia Usai Sahamnya Dibeli<\/em>.<\/p>\n<p>Holywings Official Website. (n.d.). <em>About Holywings Group<\/em>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan industri hiburan dan food &amp; beverage (F&amp;B) di kawasan ASEAN menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan sektor pariwisata, meningkatnya gaya hidup urban, serta perubahan pola konsumsi masyarakat menjadikan industri hospitality dan entertainment semakin kompetitif. Dalam kondisi tersebut, perusahaan lokal Indonesia mulai melihat peluang untuk memperluas bisnis ke pasar regional, salah satunya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3787","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3787","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3787"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3787\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3788,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3787\/revisions\/3788"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3787"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3787"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/ibm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3787"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}