{"id":999,"date":"2020-08-03T16:27:18","date_gmt":"2020-08-03T09:27:18","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/?p=999"},"modified":"2020-08-03T16:27:18","modified_gmt":"2020-08-03T09:27:18","slug":"tidak-bisa-fokus-ketika-ifh-lakukan-5-ritual-ini-sebelum-memulai-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/2020\/08\/03\/tidak-bisa-fokus-ketika-ifh-lakukan-5-ritual-ini-sebelum-memulai-kerja\/","title":{"rendered":"Tidak Bisa Fokus Ketika IFH? Lakukan 5 Ritual ini Sebelum Memulai Kerja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>#imerssaid<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>#globalbusinessmarketingbinus<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>#marketingisntallaboutselling<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Pandemi COVID-19 telah mengubah hidup banyak orang. Termasuk perusahaan yang meminta pegawainya melakukan\u00a0<em>social distancing<\/em>\u00a0dengan kerja di rumah guna mencegah penularan virus. Meski menyenangkan dan lebih bebas, situasi berbeda dengan saat berada dikantor cenderung membuat kita lebih suka menunda-nunda pekerjaan dan gampang terdistraksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Matt D\u2019Avelll youtuber asal\u2026.dalam salah satu videonya menjelaskan, sifat menunda pekerjaan terjadi karena kita tidak punya kemampuan untuk mendisiplinkan diri. Ia menjabarkkan 5 kebiasaan yang bisa dilakukan untuk menghindar dari sifat menunda-nunda dan tetap fokus ketika bekerja dari rumah. 5 ritual ini hanya membutuhkan waktu selama 15 menit, lakukan secara rutin sebelum kamu memulai hari untuk bekerja. Dijamin, kamu akan bisa fokus bekerja dalam jangka waktu yang lama dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li>Membuat Segelas Kopi<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">Di pagi hari sebelum memulai pekerjaan, buatlah secangkir kopi untuk menemani selama bekerja di rumah. Aroma dari kopi akan mengaburkan rasa kantukmu dan meningkatkan semangat saat kamu memulai hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kafein memberikan tenaga ekstra yang akan membantu kamu bekerja lebih semangat. Pastikan kamu sudah sarapan ya, meminum kopi dalam keadaan perut kosong dapat menimbulkan masalah pencernaan. Tentunya kamu tidak ingin harimu \u2018hancur\u2019 dan menggangu pekerjaanmu bukan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"2\">\n<li>Menuliskan daftar 3 tugas yang harus dilakukan<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">Buatlah 3 daftar tugas yang harus diselesaikan. Kamu bisa prioritaskan tugas yang akan kamu kerjankan berdasarkan <em>deadline<\/em>. Daftar ini membuat ritme kerja kamu menjadi teratur dan kamu bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan <em>deadline. <\/em>Hindari menggunakan <em>smartphone <\/em>ketika membuat daftar tugas, karena hanya akan membuatmu terdistraksi dengan aplikasi yang ada pada <em>smartphone.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"3\">\n<li>Tetapkan tempat bekerja<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">Selama melakukan magang dari rumah atau <em>internship from home<\/em> menyelesaikan tugas menjadi lebih fleksibel atau santai. Persiapkan tempat kerja khusus,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">disarankan untuk bekerja di ruang kursi dan meja dari pada di tempat tidur atau sofa. Pakar menyebutkan jika WFH di kasur bisa membuat kerja kurang produktif dan fokus, sakit punggung, hingga mengganggu waktu tidur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"4\">\n<li>Earphone + Lo-Fi Beats<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">Gunakan <em>earphone <\/em>untuk mengungari distraksi dan sebagai tanda kepada kelurga bahawa kamu sedang dalam \u2018mode\u2019 tidak bisa diganggu. Dengarkan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">musik dengan alunan nada rendah dan ketukan minimlasis untuk membantu lebih rileks.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan irama yang membuat kamu menjadi tenang, musik Lo-fi beats (Low Fidelity) cocok didengarkan untuk menemani kamu belajar atau bekerja. Keadaan yang rileks membuatmu lebih fokus menyelesaikan pekerjaan. Musik lo-fi bisa dengan mudah ditemukan di berbagai platform musik digital, seperti <em>Spotify.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"5\">\n<li>Aktifkan Mode \u2018No Disturb\u2019<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">Menghilangkan gangguan selama bekerja salah satu caranya adalah dengan mengaktifkan mode \u2018No Disturb\u2019 pada <em>smartphone<\/em> kamu. Ketika muncul notifikasi <em>handphone<\/em>, sebagian dari kamu pasti tergoda untuk membuka notifikasi dan buru-buru untuk membalas chat tersebut. Dengan kamu mengaktifkan mode \u2018No disturb\u2019 di <em>handphone, <\/em>maka notifikasi tidak akan muncul. Sehingga kamu dapat lebih fokus dalam melakukan aktivitas bekerja.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>#imerssaid #globalbusinessmarketingbinus #marketingisntallaboutselling Pandemi COVID-19 telah mengubah hidup banyak orang. Termasuk perusahaan yang meminta pegawainya melakukan\u00a0social distancing\u00a0dengan kerja di rumah guna mencegah penularan virus. Meski menyenangkan dan lebih bebas, situasi berbeda dengan saat berada dikantor cenderung membuat kita lebih suka menunda-nunda pekerjaan dan gampang terdistraksi. Matt D\u2019Avelll youtuber asal\u2026.dalam salah satu videonya menjelaskan, sifat menunda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-999","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=999"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/999\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1001,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/999\/revisions\/1001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}