{"id":768,"date":"2019-10-09T13:06:38","date_gmt":"2019-10-09T06:06:38","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/?p=768"},"modified":"2019-10-09T13:06:38","modified_gmt":"2019-10-09T06:06:38","slug":"membangun-merek-dan-relasi-konsumen-dengan-kol-key-opinion-leader-end","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/2019\/10\/09\/membangun-merek-dan-relasi-konsumen-dengan-kol-key-opinion-leader-end\/","title":{"rendered":"Membangun merek dan relasi konsumen dengan KOL &#8211; Key Opinion Leader (End)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>Oleh:\u00a0Sylvia (Student of International Marketing) &amp;\u00a0Aryo Bismo (Faculty Member of International Marketing)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 98 responden dengan <em>followers<\/em> Jockey Indonesia sebagai populasinya. Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan adalah <em>key opinion leader<\/em>, <em>customer engagement<\/em>, <em>brand awareness<\/em>, <em>perceived quality<\/em>, dan <em>brand associations<\/em>. Berdasarkan jurnal yang didapatkan oleh peneliti, variabel KOL memiliki beberapa indikator yang dapat mempengaruhi variabel lainnya, diantaranya adalah <em>visibility<\/em>, <em>credibility<\/em>, <em>attraction<\/em>, dan <em>power<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, indikator <em>visibility <\/em>dan <em>power <\/em>lah yang merupakan indikator utama yang tepat untuk <em>followers <\/em>Jockey Indonesia, dimana <em>visibility<\/em> yang dimaksud adalah popular dan <em>power <\/em>yang dimaksud adalah seberapa besar KOL tersebut dapat mempengaruhi orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan KOL yang tepat akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan <em>customer engagement<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sedangkan untuk hubungan dan pengaruh antar variabelnya, hasilnya dapat disimpulkan sebagai berikut: KOL memiliki pengaruh yang signifikan dan hubungan yang positif terhadap <em>brand awareness<\/em>, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui <em>customer engagement <\/em>sebagai perantara. <em>Customer engagement<\/em> memiliki pengaruh yang signifikan dan hubungan yang positif terhadap <em>brand awareness<\/em>. KOL memiliki pengaruh yang signifikan dan hubungan yang positif terhadap <em>perceived quality<\/em>, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui <em>customer engagement <\/em>sebagai perantara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah itu hasil penelitian juga menunjukan bahwa <em>Customer engagement<\/em> memiliki pengaruh yang signifikan dan hubungan yang positif\u00a0 terhadap <em>perceived quality<\/em>. KOL tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap <em>brand associations<\/em>., tetapi hubungan antar variabel ini bersifat positif dan sedang. KOL memiliki pengaruh yang signifikan dan hubungan yang positif terhadap <em>brand associations<\/em> melalui <em>customer engagement <\/em>sebagai perantara. <em>Customer engagement<\/em> memiliki pengaruh yang signifikan dan hubungan yang positif terhadap <em>brand associations<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hal ini menunjukan bahwa KOL dapat membangun sebuah merek dan dapat membangun sebuah relasi dengan konsumen sebuah merek dengan membangun <em>engagement<\/em> dan <em>association<\/em> antar konsumen dengan sebuah merek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setiawan, l. (2018). Pengaruh celebrity endorsement terhadap purchase intention dengan brand awareness sebagai variabel mediasi pada produk green tea esprecielo allure. <em>Jurnal manajemen pemasaran<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh:\u00a0Sylvia (Student of International Marketing) &amp;\u00a0Aryo Bismo (Faculty Member of International Marketing) Penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 98 responden dengan followers Jockey Indonesia sebagai populasinya. Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan adalah key opinion leader, customer engagement, brand awareness, perceived quality, dan brand associations. Berdasarkan jurnal yang didapatkan oleh peneliti, variabel KOL memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-768","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=768"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/768\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}