{"id":519,"date":"2018-08-13T15:03:04","date_gmt":"2018-08-13T08:03:04","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/?p=519"},"modified":"2018-08-13T15:03:04","modified_gmt":"2018-08-13T08:03:04","slug":"pola-aisas-pada-cafe-resto-di-jakarta-part-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/2018\/08\/13\/pola-aisas-pada-cafe-resto-di-jakarta-part-2\/","title":{"rendered":"Pola AISAS pada Cafe-Resto di Jakarta (Part 2)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>Oleh: Elizabeth\u00a0Meilyana, SE (Alumni of International Marketing)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">(Sambungan dari\u00a0<a href=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/2018\/08\/pola-aisas-pada-cafe-resto-di-jakarta\/\">Pola AISAS pada Cafe-Resto di Jakarta<\/a>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Konsumen akan merasa antusias terhadap suatu produk makanan atau minuman yang memiliki menu dan varian rasa yang unik, harga yang terjangkau dan juga tempat yang nyaman yang membuat konsumen tertarik dan memiliki keinginan untuk mengkonsumsi produk tersebut. Perilaku konsumen berdasarkan hasil dari <em>pre-eliminary test<\/em> menunjukan bahwa kebanyakan konsumen akan mencari informasi lebih lanjut tentang suatu produk terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi produk yang mereka inginkan. Hasil riset dari Nielsen <em>Global Connected Commerce survey<\/em> yang dilansir dari <a href=\"http:\/\/www.kerjausaha.com\">http:\/\/www.kerjausaha.com<\/a>, 2017 juga mengungkapkan bahwa, mereka yang di <em>survey<\/em> mengaku selalu melakukan riset <em>online (searching) <\/em>sebelum membeli barang, entah itu pembelian di toko <em>online <\/em>ataupun toko biasa. Responden juga sering melakukan riset di internet untuk kategori konsumsi, seperti bahan makanan segar dan produk kecantikan atau perawatan pribadi sebelum membeli, namun persentasenya lebih rendah daripada produk tahan lama. saat konsumen ingin membeli produk makanan, mereka juga melakukan riset <em>online,<\/em> namun persentasenya lebih rendah daripada ketika mereka akan membeli produk elektronik. Untuk bahan makanan segar, 38% mengatakan mereka mendongak informasi, 39% memeriksa atau dibandingkan harga, dan 30% bertujuan mencari harga promosi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-520\" src=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/08\/aisas3.png\" alt=\"\" width=\"458\" height=\"250\" srcset=\"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2018\/08\/aisas3.png 458w, https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2018\/08\/aisas3-300x164.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 458px) 100vw, 458px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hasil <em>preliminary research<\/em> yang penulis lakukan menunjukan bahwa 82% responden biasanya melakukan <em>searching <\/em>terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengunjungi <em>cafe<\/em> dan resto. Hal ini menunjukan adanya pola perilaku responden dalam mengunjungi <em>cafe<\/em> dan resto, adapun beberapa alasan yang diberikan responden untuk melakukan <em>searching<\/em> maupun tidak melakukan <em>searching <\/em>sebagai berikut<\/p>\n<table width=\"542\">\n<tbody>\n<tr>\n<td rowspan=\"5\" width=\"240\">&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Alasan Anda melakukan <em>searching<\/em> sebelum mengunjungi <em>cafe<\/em> dan resto<\/td>\n<td width=\"302\">Mencari <em>Review<\/em> dan <em>Rating<\/em><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"302\">Mencari informasi tentang menu dan varian rasa dari makan dan minuman<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"302\">Mencari informasi tentang harga<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"302\">Mencari informasi tentang lokasi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"302\">Untuk membandingkan produk dari <em>cafe<\/em> dan resto<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td rowspan=\"4\" width=\"281\">&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Alasan Anda melakukan searhing sebelum mengunjungi <em>cafe<\/em> dan resto<\/td>\n<td width=\"281\">Sudah mendapatkan informasi dari teman<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"281\">Tidak terlalu percaya dengan <em>review<\/em><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"281\">Sudah sering mengunjungi <em>cafe<\/em> atau resto tersebut<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"281\">Malas untuk melakukan searching<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Responden melakukan <em>searching<\/em> karena ingin melihat <em>review<\/em>, menu makanan, \u00a0harga dan juga lokasi. Melakukan <em>searching<\/em> juga dapat mempermudah responden untuk membandingkan suatu produk dengan produk lainnnya maupun melakukan perbandingan harga dan lokasi terhadap produk yang sejenis. Sedangkan 18% responden tidak melakukan <em>searching<\/em> karena sudah mendapatkan informasi produk dari teman, tidak terlalu percaya dengan <em>review<\/em> dengan beranggapan bahwa makanan dan minuman di konsumsi sesuai dengan selera, merasa malas untuk melakukan <em>searching<\/em> dan juga karena sudah sering membeli produk tersebut dan tidak memerlukan pencarian informasi lebih lanjut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Bersambung ke: <a href=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/2018\/08\/pola-aisas-pada-cafe-resto-di-jakarta-part-3\/\">Pola AISAS pada Cafe-Resto di Jakarta (Part 3)<\/a>)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Elizabeth\u00a0Meilyana, SE (Alumni of International Marketing) (Sambungan dari\u00a0Pola AISAS pada Cafe-Resto di Jakarta) Konsumen akan merasa antusias terhadap suatu produk makanan atau minuman yang memiliki menu dan varian rasa yang unik, harga yang terjangkau dan juga tempat yang nyaman yang membuat konsumen tertarik dan memiliki keinginan untuk mengkonsumsi produk tersebut. Perilaku konsumen berdasarkan hasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-519","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=519"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/519\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}