{"id":515,"date":"2018-08-13T14:57:32","date_gmt":"2018-08-13T07:57:32","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/?p=515"},"modified":"2018-08-13T14:57:32","modified_gmt":"2018-08-13T07:57:32","slug":"pola-aisas-pada-cafe-resto-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/2018\/08\/13\/pola-aisas-pada-cafe-resto-di-jakarta\/","title":{"rendered":"Pola AISAS pada Cafe-Resto di Jakarta"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>Oleh: Elizabeth\u00a0Meilyana, SE (Alumni of International Marketing)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pesatnya pertumbuhan industri makanan dan minuman di Jakarta ditandai dengan munculnya jajaran rumah makan atau resto, <em>cafe<\/em> dan lain sebagainya yang semakin menjamur. Maraknya usaha kuliner ini dapat ditemukan di berbagai tempat mulai dari pinggir jalan hingga berbagai mal. Banyaknya gerai makanan dan minuman yang beragam mendorong masyarakat untuk melakukan wisata kuliner mulai dari <em>cafe<\/em> ke <em>cafe<\/em> hingga meramaikan berbagai acara seperti festival kuliner tradisional maupun pameran atau bazaar makanan dan minuman. Hal ini membuat para pelaku bisnis dalam bidang ini berlomba-lomba menjual makanan dan minuman yang unik dan inovatif untuk menarik minat masyarakat untuk mencicipi produk yang mereka hasilkan karena ketatnya persaingan. Meski banyak usaha baru bermunculan, tidak sedikit usaha yang tumbang. Namun sudah banyak juga pelaku bisnis yang sukses menjadikan produk mereka sebagai suatu tren yang mengundang banyak orang untuk ikut antusias mencicipi produk mereka, contohnya tren <em>food truck<\/em> yang mulai mewabah dalam setahun terakhir sebagai bentuk kreativitas pelaku usaha kuliner menyiasati tarif sewa lahan untuk berjualan yang mahal dan mulai di susul dengan berbagai tren lainnya seperti <em>thai tea, traditional street food,<\/em> dan masih banyak lagi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Munculnya berbagai inovasi makanan dan minuman yang ditawarkan oleh berbagai <em>cafe<\/em> dan <em>restaurant<\/em> membuat konsumen tidak hanya sekedar ingin mengkonsumsi makanan dan minuman di <em>cafe <\/em>atau <em>restaurant<\/em> tersebut, namun juga melihat faktor lain yang dapat menarik minat mereka. Hal ini didukung dengan <em>preliminary test<\/em> yang dilakukan oleh peneliti terhadap 50 responden di Jakarta mengenai minat atau ketertarikan mereka dalam mengunjungi suatu <em>cafe <\/em>dan<em> restaurant<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-516\" src=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/08\/aisas-1.png\" alt=\"\" width=\"498\" height=\"282\" srcset=\"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2018\/08\/aisas-1.png 498w, https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2018\/08\/aisas-1-300x170.png 300w, https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2018\/08\/aisas-1-480x272.png 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 498px) 100vw, 498px\" \/>Merek, promosi, dan <em>review<\/em> merupakan faktor-faktor yang dapat menarik pehatian responedn terhadap <em>cafe<\/em> dan resto adalah 26 responden tertarik karena merek dari <em>cafe<\/em> dan resto dengan persentase sebesar 42%. Kotler (2016) juga mengemukakan, \u201cKonsumen mempelajari merek-merek yang tersedia dan ciri-cirinya. Informasi ini digunakan untuk mengevaluasi semua alternatif yang ada dalam menentukan keputusan pembeliannya\u201d Kemudian 22 responden dengan persentase sebesar 44% juga beranggapan bahwa iklan dan promosi dapat menarik minat mereka, serta 26 responden dengan persentase sebesar 52% tertarik karena <em>review<\/em>. Penelitian dari Invesp juga menyatakan bahwa, 90% konsumen membaca <em>review <\/em>secara <em>online<\/em> dan 88% dari mereka mempercayai <em>review online<\/em> sebagai rekomendasi pribadi. Dengan kata lain, lebih banyak orang membaca <em>review<\/em> sebagai bagian dari penelitian sebelum membeli produk atau jasa. (<u>http:\/\/www.ideaimaji.com, 2017<\/u>). Melihat hasil <em>pre-eliminary test<\/em> ini, dapat dikatakan bahwa responden tidak hanya berminat mengunjungi <em>cafe<\/em> dan restountuk sekedar mengkonsumsi makanan atau minuman sebagai penghilang rasa lapar atau dahaga, namun ketiga faktor tersebut yang menimbulkan rasa ketertarikan konsumen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah di olah lebih lanjut, peneliti juga mendapatkan data mengenai beberapa faktor yang menimbulkan keinginan responden setelah melihat merek, promosi dan <em>review<\/em> dari <em>cafe<\/em> dan resto seperti yang terpapar pada grafik berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-517\" src=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/08\/aisas2.png\" alt=\"\" width=\"490\" height=\"219\" srcset=\"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2018\/08\/aisas2.png 490w, https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2018\/08\/aisas2-300x134.png 300w, https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-content\/uploads\/sites\/18\/2018\/08\/aisas2-480x215.png 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 490px) 100vw, 490px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Melihat data di atas, faktor yang paling mempengaruhi dalam menimbulkan keinginan responden untuk mengunjungi <em>cafe<\/em> dan resto adalah variasi menu tersebut dengan jumlah 36 atau 72%. Faktor lainnya yang juga mempengaruhi adalah harga dan juga tempat. Penelitian dari Irasmi (2012) dengan judul \u201cPerilaku Mahasiswa Dalam Memilih Makanan Dan Minuman di Makassar Town Square\u201d. Penelitian ini menunjukan bahwa perilaku konsumen terpusat pada individu untuk mengambil keputusan untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia berupa waktu, uang dan usaha untuk membeli barang barang yang berhubungan dengan konsumsi. Mahasiswa akan merasa bahwa status sosialnya meningkat ketika mengkonsumsi jenis makanan dan minuman yang disajikan pada tempat tempat tertentu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Bersambung ke:\u00a0<a href=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/2018\/08\/pola-aisas-pada-cafe-resto-di-jakarta-part-2\/\">Pola AISAS pada Cafe-Resto di Jakarta (Part 2)<\/a>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Elizabeth\u00a0Meilyana, SE (Alumni of International Marketing) Pesatnya pertumbuhan industri makanan dan minuman di Jakarta ditandai dengan munculnya jajaran rumah makan atau resto, cafe dan lain sebagainya yang semakin menjamur. Maraknya usaha kuliner ini dapat ditemukan di berbagai tempat mulai dari pinggir jalan hingga berbagai mal. Banyaknya gerai makanan dan minuman yang beragam mendorong masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-515","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/515","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=515"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/515\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=515"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=515"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=515"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}