{"id":34,"date":"2017-03-08T15:39:22","date_gmt":"2017-03-08T08:39:22","guid":{"rendered":"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/international-marketing\/?p=34"},"modified":"2017-03-08T15:39:22","modified_gmt":"2017-03-08T08:39:22","slug":"social-media-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/2017\/03\/08\/social-media-marketing\/","title":{"rendered":"SOCIAL MEDIA MARKETING"},"content":{"rendered":"<header class=\"header-block\">\n<h1 class=\"the-h1 multi-line\"><\/h1>\n<\/header>\n<div class=\"wp-content clear main-read the-640\">\n<p><strong>Oleh:\u00a0Rita, SE., M.Si (<\/strong><strong>Faculty Member of International Marketing)<\/strong><\/p>\n<p>Masyarakat saat ini sudah menjadikan Media Sosial sebagai bagian dari gaya hidup mereka untuk dapat bersosialisasi. Media Sosial berguna memberikan individu kemampuan untuk menetapkan profit pribadi, terhubung dengan pengguna lain, membuat, menerbitkan dan merespon <em>content<\/em> (Tom Funk, 2011:8). Media Sosial juga sebagai sarana komunitas <em>online<\/em> dimana orang yang terhubung dalam suatu komunitas tertetu. Jaringan Media Sosial ini merupakan bentuk baru dari dialog antara \u201c<em>consumer-to-consumer<\/em>\u201d dan \u201c<em>business-to-consumer<\/em>\u201d yang memiliki implikasi besar terhadap pemasar (Kotler &amp; Amstrong, 2012:141).<\/p>\n<p><a title=\"sosmed\" href=\"http:\/\/sbm.binus.ac.id\/files\/2016\/11\/sosmed.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8165\" src=\"http:\/\/sbm.binus.ac.id\/files\/2016\/11\/sosmed.png\" alt=\"sosmed\" width=\"430\" height=\"172\" \/><\/a><\/p>\n<p>Dalam Media Sosial terdapat tiga aktivitas yang dapat dilakukan (Joeseph, 2011:27) yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li><em>Social Media Maintenance<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Merawat Media Sosial dengan melakukan <em>posting<\/em> secara rutin di dalam Media Sosial, misalnya Facebook atau Twitter. Melakukan interaksi dengan membalas komentar dari anggota. Dalam hal ini harus ada tim kecil yang bertanggung jawab dalam melakukan <em>posting<\/em> rutin dan menghapus komentar yang kurang baik.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><em>Social Media Endorsement<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Mencari <em>public figure<\/em> yang memiliki penggemar yang sangat banyak dan memberikan dukungan terhadap Media Sosial yang dimiliki perusahaan. Dalam memilih <em>endorses <\/em>harus disesuaikan bidangnya dengan produk perusahaan.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><em>Social Media Activation<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Membuat kegiatan yang unik, sehingga dapat menciptakan <em>W<\/em><em>ord of <\/em><em>M<\/em><em>outh<\/em> (WoM). WoM akan meningkatkan perhatian terhadap produk perusahaan secara signifikan.<\/p>\n<p>Menurut Chris Heuer pendiri <em>Social Media Club<\/em> dan inovator media baru yang dimuat dalam buku <em>Engage <\/em>(Solis, 2010:263) bahwa terdapat 4C dalam menggunakan Media Sosial, yaitu :<\/p>\n<ol>\n<li><em>Context<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Cara atau bentuk kita menyampaikan pesan kepada khalayak dengan format tertentu. Berfokus pada grafik, warna, dan perancangan fitur yang menarik.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><em>Communication<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Praktek dalam menyampaikan atau membagikan (<em>sharing)<\/em> dan juga mendengarkan, merespon, dan mengembangkan pesan kepada khalayak.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><em>Collaboration<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Berkerja bersama-sama antara pemberi dan penerima pesan agar pesan yang disampaikan lebih efektif dan efisien.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><em>Connection<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Hubungan yang terjalin dan terbina berkelanjutan antara pemberi dan penerima pesan.<\/p>\n<p>Menurut Gunelius (2011:15) ada lima tujuan paling umum dari <em>S<\/em><em>ocial <\/em><em>M<\/em><em>edia <\/em><em>M<\/em><em>arketing<\/em>, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li><em>Re<\/em><em>la<\/em><em>ltionship Building<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Manfaat utama dari Pemasaran Media Sosial adalah kemampuan untuk membangun hubungan dengan konsumen yang terlibat secara aktif, teman sebaya, dan yang lainnya.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><em>Brand Building<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Percakapan dalam Media Sosial adalah langkah awal yang sempurna untuk meningkatkan <em>brand awareness<\/em>, meningkatkan <em>brand recognition<\/em> dan <em>recall<\/em>, serta meningkatkan <em>brand loyalty<\/em>.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><em>Publicity<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Pemasaran Media Sosial menyediakan tempat dimana perusahaan dapat berbagi informasi dengan konsumennya.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><em>Promotion<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Melalui pemasaran Media Sosial, dapat memberikan diskon eksklusif dan kesempatan bagi <em>audience<\/em> untuk membuat mereka merasa dihargai dan khusus, serta untuk memenuhi tujuan jangka pendek.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><em>Market Reseacrh<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Media Sosial dapat digunakan untuk mempelajari perilaku konsumen, kebutuhan, keinginan konsumen, dan mempelajari kompetitor.<\/p>\n<p><a title=\"chat\" href=\"http:\/\/sbm.binus.ac.id\/files\/2016\/11\/chat.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8166\" src=\"http:\/\/sbm.binus.ac.id\/files\/2016\/11\/chat.png\" alt=\"chat\" width=\"426\" height=\"197\" \/><\/a><\/p>\n<p>Kesimpulannya bahwa Media Sosial adalah suatu alat <em>digital marketing<\/em> yang dapat menjangkau semua kalangan, dengan biaya yang relatif terjangkau atau tidak menggunakan biaya sama sekali dan digunakan untuk menciptakan suatu komunitas, membangun hubungan, dan bertukar informasi dengan sesama pengguna Media Sosial dalam jangka waktu yang tidak terbatas. (Berbagai Sumber)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh:\u00a0Rita, SE., M.Si (Faculty Member of International Marketing) Masyarakat saat ini sudah menjadikan Media Sosial sebagai bagian dari gaya hidup mereka untuk dapat bersosialisasi. Media Sosial berguna memberikan individu kemampuan untuk menetapkan profit pribadi, terhubung dengan pengguna lain, membuat, menerbitkan dan merespon content (Tom Funk, 2011:8). Media Sosial juga sebagai sarana komunitas online dimana orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":41,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,1],"tags":[],"class_list":["post-34","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/gbm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}