{"id":1581,"date":"2025-02-18T11:56:14","date_gmt":"2025-02-18T04:56:14","guid":{"rendered":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/?p=1581"},"modified":"2025-02-18T11:56:48","modified_gmt":"2025-02-18T04:56:48","slug":"fenomena-deinfluencing-bagaimana-bisnis-kamu-bisa-menghadapinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/2025\/02\/fenomena-deinfluencing-bagaimana-bisnis-kamu-bisa-menghadapinya\/","title":{"rendered":"Fenomena Deinfluencing &amp; Bagaimana Bisnis Kamu Bisa Menghadapinya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\">Dalam 10 tahun terakhir, penggunaan influencer telah menjad metode pemasaran utama bagi banyak bisnis. Hal ini dilakukan agar pelanggan bisa berbondong-bondong membeli sebuah produk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\">Namun, akhir-akhir ini, sebuah tren terbaru bernama <em>deinfluencing<\/em> muncul. Tren ini mulai mengubah cara konsumen memandang rekomendasi produk. Apa itu\u00a0<em>deinfluencing<\/em> dan apakah fenomena ini bahaya untuk bisnis kamu? Bagaimana bisnis kamu menyikapinya?<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>Mengenal Fenomena Deinfluencing<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\"><em>Deinfluencing <\/em>adalah kebalikan dari fenomena <em>influencers <\/em>atau <em>influencing<\/em>. Alih-alih mendorong pembelian, <em>influencers <\/em>yang melakukan <em>deinfluencing<\/em> justru <strong>menganjurkan orang untuk tidak membeli<\/strong> produk tertentu yang dianggap tidak bermanfaat,\u00a0<em>overpriced<\/em>, hingga kurang sesuai dengan kebutuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\">Yang jadi menarik, fenomena ini justru mendapatkan momentum dan mulai populer. Beberapa alasan mengemuka: Ketidakpastian kondisi ekonomi, keinginan yang mendesak dari konsumen akan transparansi produk, hingga kelelahan konsumen akan terlalu ramainya pilihan produk yang tersedia di pasar.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\"><b><u>Seberapa Berdampak Tren Deinfluencing?<\/u><\/b><\/h2>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>1. Penurunan Penjualan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Deinfluencing\u00a0<\/em>akan sangat berdampak terhadap\u00a0<em>brand\u00a0<\/em>yang menjual produk dengan menggunakan\u00a0<em>influencer<\/em> secara intens, terlebih lagi bila\u00a0<em>influencer <\/em>tersebut dianggap kurang sesuai dan relevan dengan produk yang\u00a0<em>brand\u00a0<\/em>tersebut jual. Di sisi lain, produk yang dianggap\u00a0<em>overpriced<\/em> dan kurang bermanfaat akan mulai dipinggirkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1582\" src=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/02\/47.jpg\" alt=\"Influencer Mempromosikan Produk Secara Live\" width=\"300\" height=\"200\" \/><span style=\"font-size: 10pt\">Sumber: <a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/young-asian-seller-girl-showing-woman-clothes-making-video-live-streaming-online-home-online-market-with-social-media-concept_27334618.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=3&amp;uuid=ad474b0a-88ba-4b28-b7b7-10cf22774fc0&amp;query=influencer\">Freepik<\/a><\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>2. Perubahan Kepercayaan Konsumen<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Konsumen perlahan mulai lebih percaya kepada ulasan konsumen lain yang dirasa lebih jujur dan tidak dibuat-buat. Mereka kini lebih fokus mencari referensi kepada komunitas atau sesama pembeli dibandingkan\u00a0<em>influencer<\/em> yang terkadang tidak relevan dengan produk yang dipromosikan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\"><b><u>Bagaimana Bisnis Kamu Bisa Menghadapi <em>Deinfluencing<\/em>?<\/u><\/b><\/h2>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>1. Fokus pada Nilai Produk<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Karena konsumen mulai mengutamakan fungsi dan manfaat, maka kamu harus fokus\u00a0<em>highlight\u00a0<\/em>apa yang bisa produk kamu berikan kepada mereka. Produk yang hanya sekadar keren-kerenan atau\u00a0<em>gimmick\u00a0<\/em>saja mulai akan diabaikan oleh pasar.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>2. Jadilah Transparan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Konsumen mulai mencari kejujuran dari sebuah\u00a0<em>brand<\/em>. Maka dari itu, kamu harus pastikan\u00a0benar-benar transparan tentang produk kamu, mulai dari proses pembuatannya, bahan-bahan yang digunakan, sampai dengan nilai dan fungsinya dan tidak\u00a0<em>overclaiming<\/em>.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>3. Terbuka terhadap Kritik &amp; Saran<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\">Bila\u00a0produk kamu terdampak\u00a0<em>deinfluencing<\/em>, kamu harus bisa menerima segala kritik dan masukan secara lapang dada dan dengarkan apa yang konsumen butuhkan. Lalu, bergeraklah cepat untuk memperbaiki produk tersebut sesuai apa yang disarankan oleh konsumen.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\"><b><u>Kesimpulan<\/u><\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\">Meski terasa kurang sedap, <em>deinfluencing<\/em> sejatinya bukanlah ancaman bagi bisnis. Justru, tren ini adalah momen emas bagi sebuah bisnis untuk membangun hubungan yang lebih autentik dengan konsumen. Dengan mulai meningkatkan transparansi, penguatan nilai produk, dan mendengarkan pelanggan, bisnis kamu dijamin bisa menghadapi fenomena ini dengan mudah dan terus berkembang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-pm-slice=\"1 1 []\">Jadi, apa bisnis sudah siap menghadapi tren ini?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam 10 tahun terakhir, penggunaan influencer telah menjad metode pemasaran utama bagi banyak bisnis. Hal ini dilakukan agar pelanggan bisa berbondong-bondong membeli sebuah produk. Namun, akhir-akhir ini, sebuah tren terbaru bernama deinfluencing muncul. Tren ini mulai mengubah cara konsumen memandang rekomendasi produk. Apa itu\u00a0deinfluencing dan apakah fenomena ini bahaya untuk bisnis kamu? Bagaimana bisnis kamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":1583,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-1581","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1581"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1585,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1581\/revisions\/1585"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1583"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/business-creation\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}