{"id":1878,"date":"2024-12-01T18:00:48","date_gmt":"2024-12-01T11:00:48","guid":{"rendered":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/?p=1878"},"modified":"2025-02-05T09:48:37","modified_gmt":"2025-02-05T02:48:37","slug":"trio-binus-business-school-capai-juara-3-di-markcomp-unpad-2024-hadirkan-inovasi-marketing-kreatif-untuk-wakely","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/2024\/12\/trio-binus-business-school-capai-juara-3-di-markcomp-unpad-2024-hadirkan-inovasi-marketing-kreatif-untuk-wakely\/","title":{"rendered":"Trio BINUS Business School Capai Juara 3 di MarkComp UNPAD 2024: Hadirkan Inovasi Marketing Kreatif untuk Wakely!"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1879\" src=\"http:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2025\/01\/3-Januari-MarkComp24-2-2.png\" alt=\"\" width=\"1728\" height=\"864\" \/><\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0\u00a0\u00a0 Pada 1 Desember 2024, tim YukbisaYuk dari BINUS Business School berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 dalam National Marketing Competition pada acara Markcomp 2024 yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran. Prestasi ini diraih melalui rencana pemasaran solutif untuk Wakely, sebuah produk kopi siap minum berbasis<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em>cold brew<\/em>. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras tim, yang terdiri dari Elby Palar, Alaia Janna, dan Farhan Ramadhan Irawan. Sejak tahap pembuatan paper hingga presentasi pitch deck tim mereka berhasil memukau dewan juri. <span style=\"font-family: inherit\">Wakely adalah produk kopi siap minum yang diluncurkan pada 2 Maret 2024. Dengan bahan<\/span><span class=\"apple-converted-space\" style=\"font-family: inherit\">\u00a0<\/span><em style=\"font-family: inherit\">plant-based<\/em><span style=\"font-family: inherit\">, rendah asam, dan ramah untuk individu yang intoleran laktosa, Wakely menawarkan solusi kopi sehat yang praktis. Namun, produk ini menghadapi tantangan besar, termasuk kurang jelasnya segmentasi dan<\/span><span class=\"apple-converted-space\" style=\"font-family: inherit\">\u00a0<\/span><em style=\"font-family: inherit\">positioning<\/em><span style=\"font-family: inherit\">, lemahnya koneksi emosional dengan konsumen, dan kesulitan dalam mengubah persepsi pasar terhadap kopi premium. Selain itu, strategi pemasaran media sosial Wakely dinilai belum teroptimalkan, yang berdampak pada rendahnya kesadaran merek di pasar.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>\u00a0\u00a0 Pasar kopi di Indonesia menjadi peluang besar bagi Wakely. Data menunjukkan bahwa 79% masyarakat Indonesia meminum kopi setiap hari, dan pasar kopi<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em>cold brew<\/em><span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span>tumbuh sebesar 62%, mencapai nilai USD 687,41 juta. Sebanyak 64% konsumen Indonesia sudah familiar dengan kopi<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em>cold brew<\/em>, dan 26% menyatakan minat pada kopi siap minum (RTD). Gen Z dan Milenial, terutama pekerja kantoran di DKI Jakarta, menjadi target pasar utama Wakely, mengingat lebih dari 50% konsumen kopi berada di kelompok usia ini. <span style=\"font-family: inherit\">Untuk menghadapi tantangan tersebut, tim YukbisaYuk mengusulkan strategi \u201cFuel the Market, Boost the Awareness,\u201d yang melibatkan tiga pilar utama. Pilar pertama adalah<\/span><span class=\"apple-converted-space\" style=\"font-family: inherit\">\u00a0<\/span><em style=\"font-family: inherit\">awareness<\/em><span style=\"font-family: inherit\">, dengan kampanye viral seperti &#8220;Wake Up It\u2019s Wakely&#8221; yang menciptakan pengalaman unik di ruang publik serta kolaborasi dengan influencer. Pilar kedua adalah<\/span><span class=\"apple-converted-space\" style=\"font-family: inherit\">\u00a0<\/span><em style=\"font-family: inherit\">optimization<\/em><span style=\"font-family: inherit\">, melalui storytelling yang ditingkatkan menggunakan fitur<\/span><span class=\"apple-converted-space\" style=\"font-family: inherit\">\u00a0<\/span><em style=\"font-family: inherit\">Wakefess<\/em><span class=\"apple-converted-space\" style=\"font-family: inherit\">\u00a0<\/span><span style=\"font-family: inherit\">di Instagram dan konten edukasi berbasis fakta produk. Terakhir, pilar<\/span><span class=\"apple-converted-space\" style=\"font-family: inherit\">\u00a0<\/span><em style=\"font-family: inherit\">experience<\/em><span class=\"apple-converted-space\" style=\"font-family: inherit\">\u00a0<\/span><span style=\"font-family: inherit\">memperkenalkan gamifikasi dengan filter TikTok untuk meningkatkan keterlibatan konsumen.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>\u00a0\u00a0 Strategi yang diajukan memiliki potensi dampak yang signifikan. Dengan investasi sebesar Rp 151 juta, tim memproyeksikan pendapatan Wakely mencapai Rp 367 juta, disertai peningkatan pengikut media sosial hingga 169.577 akun. Selain itu, strategi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran merek hingga 2 juta orang dalam waktu tiga tahun. Dengan pendekatan yang kreatif dan berbasis data, Wakely berpotensi menjadi pemimpin di segmen pasar kopi<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><em>cold brew<\/em><span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span>premium. <span style=\"font-family: inherit\">Elby, Farhan, dan Alaia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BINUS Business Consulting Group atas dukungan luar biasa melalui sesi coaching yang penuh wawasan dan pembelajaran. Dukungan ini membantu tim YukbisaYuk memaksimalkan potensi ide yang diajukan dan memberikan performa terbaik dalam kompetisi ini. Terima kasih juga kepada Elby Palar dan Alaia Janna, yang telah bekerja keras selama proses ini.Kemenangan ini adalah langkah awal untuk terus belajar, berkembang, dan mencetak pencapaian-pencapaian luar biasa di masa depan. Semoga keberhasilan ini dapat menginspirasi banyak generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><strong>Data Mahasiswa:<\/strong><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse;width: 94.624395%;height: 133px\" border=\"1\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 7.410411%\">2602062066<\/td>\n<td style=\"width: 24.493132%\">Farhan Ramadhan Irawan<\/td>\n<td style=\"width: 28.242875%\">Business Management (Bekasi)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 7.410411%\">2602199790<\/td>\n<td style=\"width: 24.493132%\">Dinazka Alaia Janna<\/td>\n<td style=\"width: 28.242875%\">Management<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 7.410411%\">2602114574<\/td>\n<td style=\"width: 24.493132%\">Elby Elisabeth Palar<\/td>\n<td style=\"width: 28.242875%\">Business Management (Bekasi)<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0\u00a0\u00a0 Pada 1 Desember 2024, tim YukbisaYuk dari BINUS Business School berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 dalam National Marketing Competition pada acara Markcomp 2024 yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran. Prestasi ini diraih melalui rencana pemasaran solutif untuk Wakely, sebuah produk kopi siap minum berbasis\u00a0cold brew. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras tim, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":1879,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-1878","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1878","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1878"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1878\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1904,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1878\/revisions\/1904"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1878"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1878"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbs.binus.ac.id\/bbslab\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1878"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}