People Innovation Excellence

Story Telling di Era Digital

Dari sisi teori pemasaran, era digital justru sedikit demi sedikit ‘membunuh’ storytelling dalam bentuk narasi. Karena segala sesuatu terjadi begitu cepat di dunia maya, banyak orang akhirnya malas membaca tulisan yang terlalu panjang. Itulah kenapa sekarang storytelling dalam bentuk audiovisual lebih banyak dilakukan.  Karena, itulah yang lebih disukai masyarakat. Dan, karena masyarakat sifatnya dinamis, maka storytelling pun akan terus berevolusi dari format tunggal menjadi audiovisual, interaktif, dan lintas media.

Beragamnya iklan yang ‘menyerang’ lewat media sosial membuktikan bahwa internet telah membuka begitu banyak kesempatan bagi brand untuk memasarkan produknya. Hal ini juga berarti tantangan yang dihadapi dunia pemasaran  makin besar. Terbukanya saluran informasi dengan sangat lebar juga membuat audiensi lebih mudah membandingkan satu produk dengan produk lainnya. Banyaknya pilihan juga berarti konsumen sudah lebih terbagi ke dalam segmen sesuai dengan kebutuhan dan karakter masing-masing.

Kondisi itu membuat storytelling saat ini tidak mudah karena perilaku konsumen juga bermacam-macam. Tugas brandmanager menjadi lebih sulit karena untuk menjual satu produk saja harus melalui 200 cara penyampaian, akibat masyarakat yang  makin terbagi-bagi ke dalam segmen yang spesifik.

Karena itulah, kita harus menyesuaikan storytelling dengan target yang akan kita ajak bicara. “Kunci marketing adalah Anda tidak bisa menjadi segalanya untuk semua orang, Anda harus menjadi sesuatu untuk seseorang. Jadi, Anda tidak bisa menggunakan satu cara untuk semua orang,” kata Ina Agustini Murwani, Deputy Head of Program MM Creative Marketing BINUS Business School.(f)

Rully Larasati


Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close