People Innovation Excellence

Usulan PSO Ditolak, Penumpang KA Tanggung Kenaikan Tiket

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Utama PT KAI (Persero) Ignatius Jonan mengatakan, jadi tidaknya kenaikan tarif kereta ekonomi jarak menengah dan jarak jauh di Jawa dan Sumatra, bergantung pada pemerintah. 

“Final enggak final itu tanya Menteri Perhubungan (EE.Mangindaan). Dia ngasih PSO (public service obligation) enggak,” katanya ditemui usai CEO Speaks on Leadership Class di Binus University, Jakarta, Senin (30/6/2014). 

Jonan membenarkan, perseroan telah mengusulkan adanya PSO alias subsidi. Namun, dia memastikan, usulan hanya akan menjadi usulan jika tidak ada restu dari pemerintah. 

Sebagai informasi, pemerintah tidak memenuhi permintaan dana PSO yang diajukan KAI, sebesar Rp 1,2 triliun. Pemerintah hanya mengucurkan dana Rp 871 miliar untuk memenuhi kebutuhan PSO dan Rp 352 miliar untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM). 

Dia pun membenarkan ketika ditanya beban subsidi yang selama ini ditanggung pemerintah akan dialihkan ke konsumen, dengan kata lain tarif naik.  “Kalau enggak ada (PSO), ya sudah kita jual biasa (harga normal),” ujar Jonan. 

Namun Jonan mengaku tidak tahu berapa persen kenaikan tarif untuk kereta ekonomi jarak jauh dan jarak menengah. “Ya enggak tahu. Dulu PSO nya berapa ya ditambahkan saja,” katanya.
baca juga: Mulai September 2014, Tarif KA Ekonomi Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

 

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/07/01/0903562/Usulan.PSO.Ditolak.Penumpang.KA.Tanggung.Kenaikan.Tiket


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close